Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan dan Peningkatan  Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital Muhammad Asri; Kartini Marzuki; Rahmawati Rahma; Yolandika Arsyad; Sudirman Sahidin
PARTISIPATORY Vol 5 No 01 (2026): PARTICIPATORY: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM IAI TABAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/participatory.v5i01.4764

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tutor dalam mengoptimalkan pembelajaran pada satuan pendidikan nonformal di PKBM Bina Bahari di era digital. Tutor memiliki peran strategis sebagai agen perubahan, namun masih menghadapi keterbatasan dalam penerapan pembelajaran berbasis andragogi dan pemanfaatan teknologi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis Community Based Research (CBR), yang melibatkan tutor dalam seluruh tahapan kegiatan, meliputi identifikasi kebutuhan melalui FGD dan wawancara, perencanaan bersama, pelaksanaan workshop, serta monitoring dan evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek sikap dan kompetensi tutor. Tutor menjadi lebih percaya diri dalam mengelola pembelajaran, mampu menerapkan prinsip andragogi, serta mengintegrasikan media digital seperti video pembelajaran dan platform daring dalam proses belajar. Kebaruan dari kegiatan ini terletak pada integrasi pendekatan partisipatif, penguatan andragogi, dan literasi digital yang disesuaikan dengan konteks lokal PKBM. Kontribusi kegiatan ini adalah memberikan model pendampingan yang aplikatif dan kontekstual dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional tutor pendidikan nonformal secara berkelanjutan.
SINERGI BUDAYA 5R DAN NILAI SIPAKATAU SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN NILAI LOKAL MASYARAKAT [SYNERGY OF 5R CULTURE AND SIPAKATAU VALUES AS AN EFFORT TO PRESERVE LOCAL VALUES OF THE BUGIS-MAKASSAR COMMUNITY] Rahmawati Rahmawati; Yolandika Arsyad
Al-Ihtiram: Multidisciplinary Journal of Counseling and Social Research Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/al-ihtiram.v4i2.1108

Abstract

This study aims to examine the synergy between the 5R culture (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, and Rajin) and the local values of Sipakatau in creating a disciplined, clean, and character-driven community environment. The 5R culture, derived from a hygiene management approach, was adapted to the local Bugis-Makassar socio-cultural context and combined with Sipakatau values, which emphasize respect for individuals as a moral foundation in community life. This study used qualitative methods, with data collection techniques including online interviews and literature review. The results indicate that the synergy between the 5R culture and Sipakatau values contributes positively to the preservation of local values and encourages active community participation in creating a clean, orderly, and respectful environment. The integration of these two values also forms part of character education based on local wisdom, relevant to supporting sustainable development in the Bugis-Makassar community. 
KONTRIBUSI PENYULUHAN SOSIAL DALAM MEMBANGUN LITERASI KELUARGA TERHADAP DAMPAK JANGKA PANJANG PERNIKAHAN ANAK [THE CONTRIBUTION OF SOCIAL COUNSELING TO THE ENHANCEMENTT OF FAMILY LITERACY ON THE LONG-TERM CONSEQUENCES OF CHILD MARRIAGE] Yolandika Arsyad; Rahmawati Rahmawati
Al-Ihtiram: Multidisciplinary Journal of Counseling and Social Research Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/al-ihtiram.v4i2.1135

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi penyuluhan sosial dalam membangun literasi keluarga mengenai dampak jangka panjang pernikahan anak di Desa Kanjilo, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa. Latar belakang penelitian ini berangkat dari masih kuatnya praktik pernikahan anak yang didorong oleh tekanan sosial, keterbatasan ekonomi, serta rendahnya literasi keluarga mengenai risiko kesehatan, pendidikan, dan psikososial. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif pendekatan studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap informan yang dipilih secara purposive, terdiri atas orang tua, remaja, tokoh masyarakat, dan penyuluh sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan sosial secara signifikan meningkatkan pemahaman keluarga mengenai risiko jangka panjang pernikahan anak, memperluas perspektif pengasuhan, serta mendorong perubahan dalam pengambilan keputusan keluarga. Intervensi penyuluhan yang menekankan dialog, contoh kasus lokal, dan simulasi dampak sosial-ekonomi mampu membangun kesadaran kritis keluarga serta memfasilitasi munculnya norma baru yang lebih mendukung penundaan usia menikah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyuluhan sosial memiliki kontribusi strategis dalam memperkuat literasi keluarga dan mencegah pernikahan anak, sekaligus merekomendasikan penguatan komponen literasi hukum, ekonomi, dan digital dalam paket penyuluhan agar efektivitasnya lebih berkelanjutan.