Satria Safirza
Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama, Aceh, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Antara Kebiasaan Olahraga Dengan Kesehatan Mental Pada Lansia di Kecamatan Meuraxa Maskuratul Amalia; Fia Dewi Auliani; Satria Safirza
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 1 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i1.758

Abstract

Selama satu dekade terakhir (2015 – 2024) persentase lansia Indonesia mengalami peningkatan hampir 4 persen, dari 8 persen sehingga menjadi 12 persen atau sekitar 29 juta penduduk. Meningkatnya jumlah populasi lansia tersebut, Indonesia perlu berupaya menjaga kesehatan lansia agar mereka tetap sehat, aktif dan bahagia. Salah satu upaya tersebut dengan melakukan olahraga. Perubahan yang terjadi pada lansia tidak hanya pada kondisi fisik, tetapi juga terdapat perubahan psikologis. Terganggunya kesehatan mental adalah salah satu dampak negatif yang dirasakan. Masalah kesehatan mental dapat menyebabkan dampak yang besar bagi lansia, antara lain dapat menurunkan kemampuan lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari, menurunkan kemandirian dan kualitas hidup lansia. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan olahraga dengan kesehatan mental pada lansia. Jenis penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 94 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis univariat menunjukkan frekuensi kebiasaan olahraga lansia didominasi oleh kategori buruk sebanyak 61 orang (65%). Kesehatan mental lansia didominasi oleh kategori terganggu sebanyak 52 orang (55%) dan jenis olahraga yang paling diminati adalah jalan santai sebanyak 25 orang (27%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji statistik chi-square didapatkan nilai p-value kebiasaan olahraga 0,000 < 0,05 dan menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan olahraga dengan kesehatan mental pada lansia.
Karakteristik Penderita Hipertensi Di Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh Tahun 2025 Nurfathin Alia; Satria Safirza; Rahmad
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.780

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan/atau diastolik ≥90 mmHg serta menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Provinsi Aceh, khususnya Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh, mencatat angka kasus hipertensi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik penderita hipertensi di Puskesmas Baiturrahman tahun 2025 berdasarkan usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, derajat hipertensi, status indeks massa tubuh (BMI), dan pola makan. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional terhadap 100 pasien hipertensi yang dipilih secara purposive sampling selama Maret–April 2025. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan fisik, kemudian dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita hipertensi berada pada kelompok usia lansia akhir (56–65 tahun), berjenis kelamin perempuan, memiliki riwayat keluarga hipertensi, serta mengalami hipertensi derajat 1. Mayoritas responden memiliki status BMI berlebih dan menerapkan pola makan tidak sehat. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor usia lanjut, jenis kelamin perempuan, riwayat genetik, kelebihan berat badan, dan pola makan tidak sehat merupakan karakteristik dominan pada penderita hipertensi di Puskesmas Baiturrahman, sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif yang lebih terarah untuk menekan risiko komplikasi hipertensi.
Hubungan Status Gizi (Perawakan) dengan Prestasi Belajar pada Anak Sekolah Dasar Rahil Harira; Ratih Ayu Atika; Satria Safirza
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.781

Abstract

Status gizi merupakan salah satu faktor penting dalam mencapai derajat kesehatan yang optimal. Status gizi yang buruk akan menyebabkan beberapa masalah kesehatan seperti kerusakan otak, sakit, dan penurunan fungsi fisik anak. penurunan status gizi dapat dipengaruhi oleh kurangnya asupan zat gizi yang bias berpengaruh terhadap gangguan perkembangan anak dan hal tersebut tentunya depat mempengarhi prestasi belajar anak itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi terhadap prestasi belajar pada anak sekolah dasar negeri lamreung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang bersifat observasional analitik dengan pendekata crossecetional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini diambil menggunakan Teknik total sampling. Jumlah sampel yang diambil sama dengan jumlah populasi, yaitu murid kelas 5 sampai kelas 6 SD yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak dijumpai kriteria eksklusi totalnya sebanyak 95 siswa. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengukur TB siswa. Penilaian parawakan anak berdasarkan kurva CDC 2000. Prestasi belajar dilihat dari rapor UAS siswa. Analisis bivariat pada penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan antara perawakan dengan prestasi belajar, dengan uji chi-square mendapatkan hasil p-value 0,136.