Putri Handayani Telaumbanua
Universitas Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Partisipasi Perempuan Nias dalam Ketahanan Pangan Keluarga di Desa Hilisao’oto Kecamatan Siduaori Kabupaten Nias Selatan Putri Handayani Telaumbanua; Erni Asneli Asbi
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 2 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i2.859

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena partisipasi perempuan di Desa Hilisao’oto, Kecamatan Siduaori, Kabupaten Nias Selatan, yang mayoritas masyarakatnya bergantung pada sektor pertanian sebagai sumber mata pencaharian utama. Dalam konteks ini, perempuan Nias memiliki peran yang sangat signifikan, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan keluarga. Perempuan tidak hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga aktif sebagai petani yang terlibat dalam seluruh tahapan produksi pertanian, mulai dari pembukaan lahan, penanaman, perawatan, hingga proses panen yang hasilnya digunakan untuk konsumsi keluarga. Partisipasi yang intens ini turut berdampak pada kondisi fisik dan psikologis perempuan, terutama karena adanya konstruksi budaya yang membentuk peran dan beban kerja mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk partisipasi perempuan serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan keluarga. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan memiliki kontribusi dominan dalam ketahanan pangan, yang tercermin dalam empat aspek utama, yaitu ketersediaan pangan, aksesibilitas pangan, keamanan pangan, dan pemanfaatan pangan. Hampir seluruh aktivitas yang berkaitan dengan pemenuhan pangan keluarga dikelola oleh perempuan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya peran laki-laki dalam mendukung perempuan secara adil, serta perlunya intervensi pemerintah desa melalui penyuluhan, pelatihan, dan dukungan sumber daya. Selain itu, perempuan juga didorong untuk memperkuat jaringan sosial guna meningkatkan ketahanan pangan keluarga secara berkelanjutan.