Fadhly Yassin Tanjung
Institut Keislaman Tuah Negeri, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementation of In-Depth Learning Planning on Zakat Through Discovery Learning with the Assistion of Youtube at Taman Siswa High School Fadhly Yassin Tanjung; Riyan Vebrianto; Afif Hamzah
International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Vol. 6 No. 1 (2026): The International Journal of Education, Social Studies, and Management (IJESSM)
Publisher : LPPPIPublishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/ijessm.v6i1.1050

Abstract

This study aims to describe the implementation of In-Depth Learning Planning (IPL) on zakat through the Discovery Learning model, supported by YouTube, in grade 10 of Taman Siswa Senior High School. This study used a descriptive qualitative approach, with data collection techniques consisting of learning observations, analysis of IPL documents and Student Worksheets (LKPD), and analysis of student formative and summative assessment results. Data were analyzed descriptively to illustrate the relationship between planning, implementation, and learning outcomes. The results showed that the implementation of IPL improved students' conceptual understanding and analytical skills in determining the nisab (the threshold limit), calculating zakat levels, and accurately classifying mustahik (the recipients of wealth). Furthermore, students were able to relate the concept of zakat to modern social and economic realities through case analysis activities and zakat calculation simulations. The integration of YouTube into learning also contributed to improving students' digital literacy critically and responsibly, and fostering social empathy for groups in need. Thus, the implementation of IPL based on Discovery Learning is effective in meaningful, contextual zakat learning, oriented toward the development of Higher Order Thinking Skills (HOTS) at the high school level.
Desain Pembelajaan PAI Berbasis Outcome-Based Education (OBE) di Universitas Insaniah Sumatera Utara Rimma Irawani Pardede; Aura Sufi Sabila; Fadhly Yassin Tanjung; Zaitun Zaitun; Siti Khairiah
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i1.3448

Abstract

Perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut lembaga pendidikan melakukan transformasi dalam sistem pembelajaran. Salah satu pendekatan yang relevan adalah Implementasi Outcome-Based Education (OBE) dalam pendidikan tinggi menjadi tuntutan global untuk menjamin ketercapaian capaian pembelajaran lulusan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desai pembalajeran Pendidikan Agama islam (PAI) berbasis Outcome-Based Education (OBE) di Universitas Insaniah Sumatera Utara serta mengkaji implementasinya dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumen, observasi pembelajaran, dan wawancara dengan dosen PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran PAI berbasis OBE di Universitas Insaniah Sumatera disusun dengan mengacu pada capaian pembelajaran lulusan (CPL), capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK), serta sub-CPMK yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman, moderasi beragama, dan penguatan karakter mahasiswa. Implementasi OBE dalam pembelajaran PAI mendorong proses pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa, kontekstual, serta berorientasi pada hasil belajar yang terukur. Penelitian ini merekomendasikan penguatan evaluasi autentik dan peningkatan kapasitas dosen dalam pengembangan perangkat pembelajaran berbasis OBE. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan desai pembelajaran PAI berbasi OBE berkontribusi terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran, penguatan keterampilan berpikir kritis, kemampuan pemecahan masalah, komunikasi, kolaborasi, serta internalisasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan akademik dan sosial.