Riyan Vebrianto
Institut Keislaman Tuah Negeri, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Youtube Terhadap Pemahaman Siswa Tentang Wudhu dan Tayammum di MTS Bustanul Ulum Guppi Tebing Tinggi Rimma Irawani Pardede; Riyan Vebrianto; Afif Hamzah
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 3 Oktober 2025
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i3.1032

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Salah satu media yang banyak digunakan adalah YouTube karena menyajikan konten audio-visual yang mudah diakses dan menarik bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis YouTube terhadap pemahaman siswa mengenai materi wudhu dan tayammum. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media YouTube mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap tata cara, syarat, dan rukun wudhu serta tayammum karena materi disajikan secara visual dan kontekstual. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis YouTube dapat menjadi alternatif yang efektif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.Berdasarkan hasil pengujian komprehensif terhadap media pembelajaran YouTube wudhu dan tayammum, dapat disimpulkan bahwa media ini sangat layak dan siap digunakan secara luas di lembaga pendidikan. Ketiga aspek penilaian menunjukkan hasil luar biasa: validitas oleh 5 pakar mencapai skor 2,76 (92%) kategori "Valid Tanpa Revisi", praktikalitas oleh 20 guru PAI 94,4% "Sangat Praktis", dan praktikalitas oleh 30 siswa MTS 95,0% "Sangat Praktis" dengan rata-rata keseluruhan 94,1%.
Optimalisasi Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran Interaktif pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam pada Siswa Kelas XI SMA Kholid Jamhuri Harahap; Riyan Vebrianto; Afif Hamzah
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.3417

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya kualitas pembelajaran dan perkembangan teknologi. Pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan menjadi tuntutan pada era modern, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Salah satu aplikasi digital yang banyak digunakan sebagai media pembelajaran adalah Canva. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan optimalisasi penggunaan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam bagi siswa kelas XI SMA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data dikumpulkan melalui penelaahan buku, artikel jurnal, dan sumber ilmiah yang relevan dengan media pembelajaran digital, pembelajaran interaktif, serta Pendidikan Agama Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan Canva dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa, mempermudah pemahaman materi PAI, serta mendorong kreativitas dan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran.Dengan demikian, aplikasi Canva dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran interaktif yang efektif dan relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA.
Pengaruh Penggunaan Video Animasi Berbasis Contextual Learning (CTL) untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa MA pada Mata Pelajaran Fiqi Ananda Pane; Riyan Vebrianto; Afif Hamzah
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i2.3416

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran menggunakan video animasi berbasis contextual learning pada mata pelajaran fiqih dalam meningkatan pemahaman siswa MA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan model pengembangan ADDIE dengan tahap pengembangan yang meliputi tahap analysis, design, develoment, implementation. Dalam hal ini peneliti mengambil sebagai subyek guru dan siswa MA dalam tahap implementasi. Teknik pengumpulan data dilakukan validasi, respon siswa dan tes pemahaman belajar siswa dan analisis data dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif untuk melihat kelayakan dan evektivitas media belajar yang dikembangkan. Hasil dari pada penelitian ini menunjukkan bahwa video animasi berbasis contextual learning memang layak digunakan sebagai penguat pemahaman materi pelajaran yang disampaikan guru, terkhusus dalam mata pelajaran fiqih. Siswa tidak hanya mengetahui tentang teori saja tetapi siswa juga dapat dengan mudah mengaplikasikannya dengan bantuan penguatan pemahaman video animasi siswa lebih mudah dalam memahami yang disampaikan oleh guru. Artinya bahwa penggunaan video animasi berbasis CTL berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman siswa pada mata pelajaran Fiqih. Hal ini ditunjukkan oleh nilai rata-rata posttest kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, video animasi berbasis CTL layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran Fiqih di Madrasah Aliyah.
Implementation of In-Depth Learning Planning on Zakat Through Discovery Learning with the Assistion of Youtube at Taman Siswa High School Fadhly Yassin Tanjung; Riyan Vebrianto; Afif Hamzah
International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Vol. 6 No. 1 (2026): The International Journal of Education, Social Studies, and Management (IJESSM)
Publisher : LPPPIPublishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/ijessm.v6i1.1050

Abstract

This study aims to describe the implementation of In-Depth Learning Planning (IPL) on zakat through the Discovery Learning model, supported by YouTube, in grade 10 of Taman Siswa Senior High School. This study used a descriptive qualitative approach, with data collection techniques consisting of learning observations, analysis of IPL documents and Student Worksheets (LKPD), and analysis of student formative and summative assessment results. Data were analyzed descriptively to illustrate the relationship between planning, implementation, and learning outcomes. The results showed that the implementation of IPL improved students' conceptual understanding and analytical skills in determining the nisab (the threshold limit), calculating zakat levels, and accurately classifying mustahik (the recipients of wealth). Furthermore, students were able to relate the concept of zakat to modern social and economic realities through case analysis activities and zakat calculation simulations. The integration of YouTube into learning also contributed to improving students' digital literacy critically and responsibly, and fostering social empathy for groups in need. Thus, the implementation of IPL based on Discovery Learning is effective in meaningful, contextual zakat learning, oriented toward the development of Higher Order Thinking Skills (HOTS) at the high school level.