This Author published in this journals
All Journal IKRA-ITH ABDIMAS
Johann W.H. Prawiro
Universitas Pradita

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN MAHASISWA DALAM INTEGRASI MATA KULIAH PADA EVENT OTELION Ni Made Sri Puspadewi Roels; Rahmat Kusnedi; Johann W.H. Prawiro; Sri Pujiastuti; Wiwik Nirmala Sari; Budi Setiawan; Kezia Elsty; Lilik Hariyanto; Muhammad Irfan; Dikki Z Choesrani; Muhammad Novel
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i1.6361

Abstract

Pariwisata sebagai sektor strategis memerlukan sumber daya manusia yang memiliki keseimbangan antara kompetensi akademik dan keterampilan praktis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek dalam penyelenggaraan event bertajuk Ôtelion III dengan konsep “Competition with the Colors of the Capital, Reviving Jakarta’s Culture” dan tema Batavian: “Showing Richness, Endless Culture”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 1–5 Desember 2025 di Gedung 2 Universitas Pradita dengan melibatkan 300 peserta dari SMA/SMK dan mahasiswa melalui 18 cabang lomba di bidang pariwisata, perhotelan, kuliner, seni, dan olahraga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui tahapan perencanaan proposal, penggalangan sponsor, koordinasi kepanitiaan, pelaksanaan event, hingga evaluasi pasca kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa event berjalan lancar sesuai perencanaan, meningkatnya partisipasi dibanding tahun sebelumnya, serta tercapainya luaran pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE). Selain meningkatkan kompetensi teknis dan manajerial mahasiswa, kegiatan ini juga memperkuat brand awareness Fakultas Pariwisata dan Seni Kuliner serta menjadi wadah pengembangan minat dan bakat peserta. Integrasi unsur budaya Betawi dalam rangkaian kompetisi dan seremoni turut berkontribusi pada upaya revitalisasi budaya lokal di tengah dinamika kota metropolitan. Dengan demikian, PKM ini efektif sebagai model pembelajaran kolaboratif berbasis praktik yang mendukung penguatan kompetensi industri sekaligus pelestarian budaya sebagai daya saing destinasi.