Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendidikan tentang Persiapan Makanan Pendamping (PMT) Menggunakan Makanan Lokal untuk Balita Kurang Gizi di Posyandu Asoka 8 di Lubuk Linggau Tasya Diajeng Ayu; Nurwijayanti Nurwijayanti; Harmonedi Harmonedi
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 7 No. 7 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v7i7.2455

Abstract

Kekurangan gizi pada balita tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan yang dapat berdampak negatif pada pertumbuhan, perkembangan kognitif, imunitas, dan produktivitas anak di masa depan. Salah satu strategi untuk mengatasi masalah ini adalah pemberian Makanan Tambahan ( Penambah Gizi) . Makanan Tambahan /PMT) berbasis bahan makanan lokal, yang dapat meningkatkan asupan nutrisi sekaligus mendorong kemandirian keluarga dalam menyiapkan makanan bergizi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu balita kurang gizi mengenai pembuatan PMT berbasis bahan makanan lokal di Posyandu Asoka 8, Lubuk. Linggau . Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan edukatif yang melibatkan ceramah interaktif, pendidikan gizi berbasis brosur, diskusi, dan sesi tanya jawab. Peserta terdiri dari 13 ibu balita kurang gizi di wilayah kerja Puskesmas Megang . Evaluasi dilakukan dengan menilai pemahaman peserta sebelum dan sesudah intervensi pendidikan melalui kegiatan tanya jawab dan observasi partisipasi selama sesi. Hasil menunjukkan bahwa sebelum pendidikan, beberapa ibu memiliki pengetahuan terbatas mengenai konsep, tujuan, komposisi gizi, dan metode persiapan PMT lokal yang tepat. Setelah menerima pendidikan melalui brosur dan diskusi interaktif, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman tentang persiapan PMT, termasuk memilih bahan-bahan lokal yang bergizi, menentukan porsi yang tepat, dan menerapkan teknik pengolahan makanan yang benar. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan PMT berbasis makanan lokal merupakan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan mendukung praktik gizi berkelanjutan untuk balita kurang gizi. Pendidikan gizi berkelanjutan yang terintegrasi ke dalam kegiatan Posyandu rutin direkomendasikan untuk memperkuat kapasitas ibu dalam mencegah dan mengurangi kekurangan gizi balita.