Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI MANAJEMEN MUTU PEMBELAJARAN DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI TATA BOGA DI SMK IT NW PUJUT Lalu Edi Gunawan; Yudin Citriadin
MADINASIKA Vol 7 No 1 (2025): MADINASIKA-OKTOBER
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i1.15529

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi manajemen mutu pembelajaran dalam mengembangkan kompetensi tata boga di SMK IT NW Pujut. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengelolaan mutu pembelajaran secara sistematis agar lulusan sekolah menengah kejuruan memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif analisis, melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Sumber data terdiri atas data primer dari kepala sekolah, guru, staf, komite sekolah, serta siswa, dan data sekunder berupa dokumen pembelajaran dan arsip sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan mutu pembelajaran dilaksanakan melalui rapat kerja partisipatif yang melibatkan sekolah dan mitra dunia usaha serta industri (DUDI). Pelaksanaan pembelajaran menekankan pada pendekatan berbasis kompetensi dengan proporsi praktik lebih besar, didukung metode variatif dan kegiatan non-reguler berbasis industri. Evaluasi mutu dilakukan dengan mengintegrasikan penilaian formatif, sumatif, serta autentik untuk mengukur ketercapaian kompetensi siswa. Sementara itu, pengawasan mutu dijalankan oleh kepala sekolah dan pengawas dengan prinsip pembinaan berkelanjutan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan strategi manajemen mutu pembelajaran di SMK IT NW Pujut telah berjalan terpadu melalui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengawasan. Keempat aspek tersebut saling terkait dalam mendorong peningkatan kualitas lulusan yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kemitraan sekolah dengan industri, peningkatan kapasitas guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta pengembangan evaluasi yang lebih komprehensif sebagai upaya berkelanjutan dalam perbaikan mutu pembelajaran.
Peta Strategi Kepemimpinan dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Pendidikan Islam: Analisis SLR Tren, Tantangan, dan Peluang (2016–2025) Syaharuddin Syaharuddin; Yudin Citriadin; Alfira Mulya Astuti
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.670

Abstract

Penelitian ini penting dilakukan karena profesionalisme guru merupakan faktor kunci dalam peningkatan mutu pendidikan Islam, sementara perubahan pendidikan, perkembangan teknologi, dan kompleksitas kelembagaan menuntut strategi kepemimpinan yang efektif dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren penelitian, mengidentifikasi tantangan, serta menganalisis peluang pengembangan strategi kepemimpinan dalam meningkatkan profesionalisme guru pada pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan sumber literatur dari Scopus, DOAJ, dan Google Scholar yang diterbitkan pada periode 2016–2025. Artikel dipilih berdasarkan kriteria relevansi, kualitas, dan kesesuaian dengan fokus penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan berperan signifikan dalam meningkatkan profesionalisme guru. Tren penelitian memperlihatkan pergeseran dari kepemimpinan administratif menuju kepemimpinan transformasional yang menekankan pengembangan sumber daya manusia, supervisi akademik, dan pengembangan profesional berkelanjutan. Tantangan utama meliputi motivasi dan komitmen guru, keterbatasan sumber daya, supervisi yang belum optimal, serta akses pengembangan profesional yang belum merata. Sementara itu, peluang pengembangan kepemimpinan pendidikan Islam terbuka melalui penguatan nilai-nilai Islam, komunitas belajar profesional, serta pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan. Temuan ini menegaskan bahwa model kepemimpinan transformasional yang adaptif dan berbasis nilai-nilai Islam merupakan strategi yang mendesak untuk diimplementasikan dalam meningkatkan profesionalisme guru serta memperkuat daya saing dan kualitas pendidikan Islam di era abad ke-21.