Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Modeling Illiteracy Rate in Indonesia with Spatial Regression Alvizar Syamsul Balda; Parhaini Andriani; Alfira Mulya Astuti
Parameter: Jurnal Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 4 No 3 (2025): Parameter: Jurnal Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/parameterv4i3pp575-590

Abstract

The illiteracy rate (ILR) serves as an indication of educational attainment, representing the percentage of individuals aged 15 and older who lack reading and writing skills. Despite a reduction in Indonesia's ILR to 3.33% in 2024, the objective of eliminating it entirely remains a priority to fulfill the fourth aim of The Sustainable Development Goals (SDGs) by 2030. This research seeks to estimate Indonesia's rate of illiteracy by examining relevant elements, including the number of individuals living in poverty, mean years of schooling, and gross enrollment ratio. The data is obtained from the BPS-Statistics Indonesia. This study employs spatial regression, utilizing an area-based methodology to capture spatial impacts among regions and analyze them with R software. The analysis results indicate that a) the chosen weighted matrix is k-Nearest Neighbor, b) the selected spatial model for the illiteracy rate in Indonesia is the Spatial Durbin Model (SDM), and c) mean years of schooling and gross enrollment ratio within a province significantly affect the illiteracy rate in that province, which may indirectly elevate the illiteracy rate in neighboring regions.
Modeling of Life Expectancy Index in West Nusa Tenggara Province Using Spatial Panel Regression Baiq Nurul Apriana; Alfira Mulya Astuti; Fadrik Adi Fahrudin
Parameter: Jurnal Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 4 No 3 (2025): Parameter: Jurnal Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/parameterv4i3pp563-574

Abstract

One important indicator for evaluating the well-being and standard of living of people in a certain area is the life expectancy index. The goal of this study is to model the life expectancy in the Province of West Nusa Tenggara (NTB). The number of impoverished individuals, adjusted per capita spending, and the average number of years of education are the independent variables used. The data comprised a panel from 10 districts/cities in NTB for the year 2019–2023, obtained from BPS-Statistics NTB Province. The applied analytical method was spatial panel regression, utilizing queen contiguity and a customized weighted matrix based on transportation routes. According to the analysis, a) the spatial autoregressive panel model (SARFEM) was chosen as the model to study life expectancy in NTB; b) life expectancy in one region is directly impacted by life expectancy in adjacent regions; and c) a region's life expectancy is significantly impacted by its mean years of education and adjusted per capita expenditure, both of which can raise life expectancy in nearby regions. This link underscores the necessity of enacting policies that prioritize advancements in education and economic conditions in a particular location, while also taking into account the wider geographical context, to promote general well-being and life expectancy in adjacent regions.
Peta Strategi Kepemimpinan dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Pendidikan Islam: Analisis SLR Tren, Tantangan, dan Peluang (2016–2025) Syaharuddin Syaharuddin; Yudin Citriadin; Alfira Mulya Astuti
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.670

Abstract

Penelitian ini penting dilakukan karena profesionalisme guru merupakan faktor kunci dalam peningkatan mutu pendidikan Islam, sementara perubahan pendidikan, perkembangan teknologi, dan kompleksitas kelembagaan menuntut strategi kepemimpinan yang efektif dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren penelitian, mengidentifikasi tantangan, serta menganalisis peluang pengembangan strategi kepemimpinan dalam meningkatkan profesionalisme guru pada pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan sumber literatur dari Scopus, DOAJ, dan Google Scholar yang diterbitkan pada periode 2016–2025. Artikel dipilih berdasarkan kriteria relevansi, kualitas, dan kesesuaian dengan fokus penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan berperan signifikan dalam meningkatkan profesionalisme guru. Tren penelitian memperlihatkan pergeseran dari kepemimpinan administratif menuju kepemimpinan transformasional yang menekankan pengembangan sumber daya manusia, supervisi akademik, dan pengembangan profesional berkelanjutan. Tantangan utama meliputi motivasi dan komitmen guru, keterbatasan sumber daya, supervisi yang belum optimal, serta akses pengembangan profesional yang belum merata. Sementara itu, peluang pengembangan kepemimpinan pendidikan Islam terbuka melalui penguatan nilai-nilai Islam, komunitas belajar profesional, serta pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan. Temuan ini menegaskan bahwa model kepemimpinan transformasional yang adaptif dan berbasis nilai-nilai Islam merupakan strategi yang mendesak untuk diimplementasikan dalam meningkatkan profesionalisme guru serta memperkuat daya saing dan kualitas pendidikan Islam di era abad ke-21.