Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Factors Determining Socio-Scientific Issues in STEAM Education to Enhance Problem-Solving Skills for Pre-Service Teachers: Development and Validation of a Measurement Model Eko Hariyono; Laily Rosdiana; Mohammad Budiyanto; Muhammad Satriawan; Hasna Nabilah; Iqbal Ainur Rizki
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol. 15 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpii.v15i1.40341

Abstract

This study aimed to develop and validate a measurement model of SSI–STEAM education for pre-service science teachers (PSTs), with particular attention to dimensions associated with problem-solving skill development. Using a cross-sectional survey design, data were collected from 173 PSTs enrolled in science education programmes in Indonesia. Exploratory Factor Analysis (EFA) and Confirmatory Factor Analysis (CFA) were conducted to identify and validate the latent constructs underpinning SSI–STEAM implementation. EFA results supported a clear two-factor model, consisting of enacted values and practices, affective learning, authentic contexts and activities, interdisciplinary thinking and integrated practices, and problem-solving skill reflection. CFA confirmed the adequacy of this structure, producing acceptable model-fit indices and satisfactory reliability and convergent validity across factors. To conclude, this study highlights the multidimensional nature of SSI–STEAM education and underscores the importance of value-driven instruction, interdisciplinary integration, authentic socio-cultural contexts, and reflective problem-solving in preparing PSTs to engage learners with complex real-world scientific issues. These insights offer valuable implications for curriculum design in science teacher education, which are also discussed.
Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Sains Inovatif berbasis Deep Learning bagi Guru SMP/ MTs Kabupaten Tuban Laily Rosdiana; Eko Hariyono; Mohammad Budiyanto; Hasna Nabilah
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 10 No 2 (2026): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v10i2.27060

Abstract

Pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran sains inovatif dipandang sangat penting khususnya bagi para guru IPA di Tuban. Salah satunya adalah mengenalkan perangkat ajar sains inovatif berbasis deep learning, pendekatan pembelajaran mendalam yang menekankan pada penguatan keterlibatan siswa dalam proses belajar melalui aktivitas yang kontekstual, bermakna, dan menyenangkan (mindful, meaningful, and joyful learning). Hal ini menjadi trend baru dalam Pendidikan Sains, sehingga produk pembelajaran yang dihasilkan dapat disesuaikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Fokus pelatihan adalah guru-guru IPA di Tuban. Tahapan kegiatan ini meliputi 1) tahap persiapan; 2) tahap pemaparan materi, 3) tahap pendampingan; dan 4) tahap evaluasi. Tahapan ini dilakukan untuk menunjang pelaksanaan pelatihan dalam memberikan pemahaman mendalam terkait deep learning serta melakukan pembimbingan kepada guru terkait pembuatan produk. Solusi yang bisa ditawarkan dari permasalahan tersebut dengan melakukan pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran sains inovatif berbasis deep learning. Dukungan teknis dan mentoring juga dapat diberikan selama dan setelah pelatihan untuk memastikan pendampingan yang dilakukan berjalan lancar dan sukses. Produk yang dihasilkan adalah produk perangkat pembelajaran sains inovatif berbasis deep learning sesuai dengan materi yang diidentifikasi dan masalah yang ingin diselesaikan oleh guru.