Siti Zakiyah
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Modifikasi Modul Ajar Matematika dan Non Matematika Bagi Guru: Integrasi Keterampilan Numerasi David Nurfiqih; Milah Nurkamilah; Andika Putra R; Citra Utami; Desy Lusiyana; Lucky Heryanti Jufri; Nova Nurhanifah; Siti Zakiyah; Tatang Herman; Sufyani Prabawanto
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.28283

Abstract

Literasi dan numerasi merupakan salah satu keterampilan penting karena membantu manusia dalam memahami dan menyelesaikan masalah yang muncul dalam kehidupan sehari-hari. Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan terhadap keterampilan literasi dan numerasi yang dilakukan mulai dari sejak dini termasuk melalui proses pembelajaran di sekolah, baik dasar maupun perguruan tinggi. Meskipun begitu, penanaman numerasi di sekolah bukan berarti bahwa semua guru mengajarkan matematika, tetapi bagaimana guru mengintegrasikan numerasi dalam kurikulum melalui pembelajaran lintas mata Pelajaran. Guru masih kesulitan dalam mengembangkan modul ajar yang mengintegrasikan keterampilan literasi numerasi. Pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman guru terkait konsep literasi numerasi dan meningkatkan kemampuan guru lintas mata pelajaran dalam mengidentifikasi konten matematika untuk merancang modul ajar yang mengintegrasikan keterampilan numerasi. Metode pelatihan dan pendampingan dilakukan secara synchronous dan asynchonous di SMPN 6 Garut dengan peserta dari berbagai guru mata pelajaran. Hasil pengabdian menunjukkan terdapat penguatan pemahaman konsep literasi numerasi dengan capaian > 80% untuk masing-masing aspek, dan 8 kelompok guru mata pelajaran (100%) mampu mengidentifikasi konten matematika yang tepat untuk diintegrasikan pada modul ajar dengan capaian konten numerasi yang teridentifikasi sebesar 80 % (4 dari 5 domain matematika), selain itu guru mampu mengidentifikasi konteks personal, sosial budaya maupun saintifik dalam bidang ilmu yang diampuĀ  sebagai konteksĀ  masalah pada modifikasi modul ajar yang mengintegrasikan keterampilan numerasi. Domain bilangan menjadi tututan numerasi paling dominan dibandingkan domain matematika lainnya seperti aljabar, pengukuran, data dan ketidakpastian serta geometri. Kegiatan pengabdian berimplikasi juga terhadap peningkatan literasi digital guru dalam berkolaborasi dengan memanfaatkan spreadsheet dan google document.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis Siti Zakiyah; Dadang Juandi; Didi Suryadi
Jambura Journal of Mathematics Education Vol 7, No 1: Maret 2026
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jmathedu.v7i1.23960

Abstract

Mathematical problem-solving ability is a core 21st-century competency that constitutes a major focus of mathematics learning. Research on this topic has grown rapidly but remains scattered across diverse contexts, necessitating a systematic synthesis. This study aims to map publication trends, the distribution of countries, the educational levels of research subjects, and the learning approaches employed. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) following the PRISMA 2020 guidelines applied to Scopus-indexed articles published between 2016 and 2026. From the 144 articles identified, 35 articles that positioned problem-solving as the main variable were obtained. The results indicate an increasing publication trend, peaking in 2024, a predominant contribution from Indonesia, a coverage of educational levels ranging from early childhood education to higher education with the largest concentration at the higher education and primary school levels as well as a diversity of approaches such as PBL, RME, STEM/STEAM, ethnomathematics, and technology integration. These findings can serve as a reference for the development of problem-solving-oriented mathematics learning and for further research.