Kamiruddin Kamiruddin
Institut Agama Islam Negeri Bone, Sulawesi Selatan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tinjauan Ekonomi Syariah terhadap Risiko Fluktuasi Harga Usaha Pengepul Kepiting Bakau Desa Lamuru Aan Fajar; Kamiruddin Kamiruddin; jumarni jumarni
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7249

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab fluktuasi harga kepiting bakau di Desa Lamuru, dampaknya bagi pengepul, serta strategi mitigasi berbasis ekonomi syariah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi melibatkan enam informan pengepul. Hasil penelitian menunjukkan fluktuasi harga didominasi oleh mekanisme pasar (permintaan dan penawaran) serta kelancaran distribusi, bukan faktor musim. Dampak utama fluktuasi ini adalah risiko kerugian finansial jika harga pasar turun tiba-tiba setelah pengepul membeli barang dari petambak. Pengepul memitigasi risiko operasional dengan mempercepat perputaran stok (penyimpanan 1–3 hari) dan menerapkan sistem pembayaran fleksibel. Ditinjau dari ekonomi syariah, praktik perdagangan ini secara umum telah sesuai syariat dan terhindar dari riba, gharar, maupun maisir karena penentuan harga akhir didasarkan atas kerelaan bersama (an-taradhin) sebelum akad. Loyalitas petambak dijaga melalui nilai amanah dan tolong-menolong (ta'awun), serta terdapat praktik yang mencerminkan akad wakalah dalam bantu-memasarkan kepiting antar-anggota. Namun, penerapan akad kerja sama formal seperti mudarabah dan musyarakah masih sulit diterapkan karena keterbatasan pemahaman dan komitmen harga petambak
Menyelisik Arus Gagasan Ekonomi Al-Ghazali tentang Etika dan Moralitas dalam Aktivitas Ekonomi Islam Nurlisa Safitri; Andi Rezky Nur Aziza; Kamiruddin Kamiruddin; Ahmad Abdul Mutalib
Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah Vol. 6 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Penerbitan Jurnal Ilmiah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/minhaj.v6i1.3482

Abstract

Semasa hidupnya, Imam Al-Ghazali merupakan tokoh filsuf yang memberikan pengaruh signifikan terhadap sejarah umat Islam, terutama dalam pembangunan dan kesejahteraan sosial ekonomi Islam. Berbagai pemikiran ekonomi telah di gagasnya dan sampai sekarang efeknya sangat berdampak dalam kehidupan kita. Adapun bentuk analisis dalam artikel ini adalah studi Pustaka/library research untuk menelusuri lebih mendalam terkait kajian literartur mengenai Biografi al-Ghazali dan gagasan-gagasan ekonominya terutama dalam hal beretika dan bermoralitas di segala aktivitas ekonomi. Al- Ghazali sangat menaruh perhatiannya terhadap bagaimana etika dan moralitas dapat menjadi landasan dalam aktivitas ekonomi Islam. Pemikiran Al-Ghazali memberikan landasan yang kuat dalam memahami hubungan antara etika, moral, dan ekonomi. Al-Ghazali menekankan bahwa niat yang baik, kejujuran, dan keadilan harus menjadi dasar dalam setiap transaksi ekonomi. Baginya, tujuan utama ekonomi bukan hanya keuntungan materi, tetapi juga keberkahan dan ridha Allah. Prinsip-prinsip itu, mencakup keadilan, transparansi, dan larangan terhadap penipuan dalam setiap bentuk muamalah, yang pada gilirannya menciptakan keseimbangan antara kesejahteraan duniawi dan ukhrawi. Di zaman sekarang, kemajuan teknologi dan era globalisasi semakin mempercepat dalam membawa perubahan, khususnya pada pertumbuhan ekonomi. Etika dan moralitas sering kali tersisihkan dalam mengejar keuntungan materi. Dalam bermu’amalah harus didasari pada etika dan moralitas. Konsep ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana sering kali nilai-nilai moral dan etika diuji dalam dunia bisnis yang cenderung menuntut keuntungan yang lebih cepat dan lebih besar tanpa memperhatikan dampak sosial dan lingkungan. Hal ini membuat perlu adanya pengingat mengenai pentingnya nilai-nilai moralitas dalam kehidupan bermu’amalah, terutama dalam konteks ekonomi. Artikel ini mendorong penulis untuk mengetahui gagasan ekonomi yang telah dicetuskan oleh al-Ghazali serta etika dan moralitas yang sangat berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi Islam.
Analisis Komparatif Regulasi dan Pertumbuhan Pasar Takāful: (Studi Kasus Indonesia, Malaysia, Dan Pakistan) Andi Lisa Aryani Hamjan; Hasanah Hasanah; Muhammad Fakhri Amir; Kamiruddin Kamiruddin
Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah Vol. 6 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penerbitan Jurnal Ilmiah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/minhaj.v6i2.3850

Abstract

Takāful merupakan instrumen proteksi utama dalam keuangan syariah yang berlandaskan prinsip taʿāwun dan tabarruʿ serta bebas dari gharar, maysir, dan riba. Studi ini mengkaji secara deskriptif-komparatif regulasi dan pertumbuhan pasar takāful di Indonesia, Malaysia, dan Pakistan. Temuan menunjukkan bahwa Malaysia unggul melalui kerangka regulasi terintegrasi seperti IFSA 2013 dan Value-Based Intermediation (VBI). Indonesia menunjukkan kemajuan lewat kebijakan spin-off dan penguatan peran OJK, namun masih menghadapi kendala koordinatif dan struktural. Sementara Pakistan menawarkan model fleksibel (full-fledged dan window), tetapi kurang harmonisasi syariah dan dukungan kebijakan. Faktor utama keberhasilan mencakup kepastian hukum, literasi publik, dan inovasi produk. Penelitian ini merekomendasikan reformasi regulasi berkelanjutan dan sinergi antarlembaga guna memperkuat ekosistem takāful yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan