Penelitian ini bertujuan mengkaji kontribusi penerapan model Gamified Learning Cycle terhadap peningkatan penguasaan mufradat bahasa Arab siswa. Kemampuan mufradat merupakan fondasi utama dalam materi pelajaran bahasa Arab secara menyeluruh, namun pendekatan pembelajaran yang berfokus pada guru kerap memicu kejenuhan dan menghambat kemampuan siswa dalam mengingat mufradat yang telah dipelajari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan non-equivalent control group design yang melibatkan 58 siswa kelas VIII MTsN 2 Pasuruan sebagai subjek penelitian. Subjek dibagi ke dalam dua kelompok, yakni kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilaksanakan melalui instrumen tes awal dan tes akhir, kemudian data dianalisis menggunakan independent sample t-test. Kelompok eksperimen mengikuti pembelajaran melalui model Gamified Learning Cycle yang mengintegrasikan aktivitas berbasis permainan, meliputi kerja sama tim, tantangan belajar, dan sistem penghargaan. Hasil analisis mengungkapkan perbedaan capaian belajar yang signifikan antara kedua kelompok setelah intervensi dilaksanakan. Rata-rata nilai kelompok eksperimen mengalami kenaikan dari 77.80 menjadi 86.87, sementara kelompok kontrol meningkat dari 77.32 menjadi 82.25. Pengujian hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 0.029 (p < 0.05), yang mengonfirmasi efektivitas model Gamified Learning Cycle dalam meningkatkan penguasaan mufradat bahasa Arab siswa. Lebih dari sekadar meningkatkan capaian akademik, penerapan model ini turut mendorong siswa untuk lebih aktif terlibat dan berpartisipasi sepanjang proses pembelajaran.