Bullying merupakan salah satu permasalahan sosial yang sering terjadi di lingkungan sekolah dasar. Penelitian ini mengkaji strategi guru dalam pencegahan dan penanganan bullying verbal dan nonverbal pada peserta didik dilingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk bullying verbal dan nonverbal pada peserta didik fase C dan peran guru kelas dalam pencegahan dan penanganan dalam permasalahan bullying di SDN GADOG 02. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi informan yang terdiri dari guru kelas dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk bullying yang paling sering terjadi adalah bullying verbal berupa ejekan yang tidak disukai, serta candaan berlebihan. Selain itu juga ditemukan bullying nonverbal berupa pengucilan sosial, kegiatan belajar kelompok. Dalam upaya pencegahan bullying guru berperan aktif dalam pencegahan melalui nilai karakter, pemberian nasihat, penguatan nilai agama dan pancasila, serta kesepakatan peraturan di dalam kelas. Strategi penanganan bullying melakukan pembinaaan kepada peserta didik, teguran langsung kepada pelaku, pendampingan terhadap korban, serta sikap saling menghargai antar peserta didik. Upaya ini memberikan dampak positif terhadap terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman dan kondusif bagi peserta didik