Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendekatan Teologis Terhadap Relasi Spiritualitas dan Psikopatologi Iman Halawa; Saut Maruli P Panggabean
Jurnal Teologi Trinity Vol. 3 No. 2 (2026): Regular Issue
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Trinity Parapat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62494/jtt.v3i2.76

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji hubungan antara spiritualitas dan psikopatologi melalui perspektif teologi sistematika dan psikologi klinis. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan pendekatan psikopatologi modern yang lebih berfokus pada dimensi biologis, kognitif, dan psikososial, sehingga sering kali mengabaikan aspek spiritual dan teologis dalam pengalaman penderitaan manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan reflektif-teologis dan analisis interdisipliner terhadap literatur teologi, psikologi, spiritualitas, dan kesehatan mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas dapat berfungsi sebagai faktor protektif maupun faktor risiko dalam kesehatan mental, tergantung pada kualitas relasi individu dengan Tuhan. Penelitian ini juga menemukan bahwa konsep-konsep teologis seperti Imago Dei, kejatuhan, penebusan, penderitaan, dan pengudusan memberikan kerangka interpretatif penting dalam memahami gangguan psikologis melampaui aspek disfungsi emosional dan kognitif semata. Penelitian ini menawarkan model integratif teologis-klinis yang menempatkan spiritualitas bukan sekadar mekanisme coping psikologis, melainkan sebagai fondasi ontologis dan teologis dalam proses pemulihan manusia secara holistik.
Keadilan Sosial Dalam Kitab Amos: Analisis Eksegetis-Kontekstual dan Relevansinya Bagi Masyarakat Indonesia Kontemporer Iman Halawa
SAINT PAUL'S REVIEW Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : STT Saint Paul Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56194/spr.v5i2.120

Abstract

Abstrak Kitab Amos merupakan salah satu teks profetik Perjanjian Lama yang menekankan keadilan sosial sebagai inti dari kesetiaan umat kepada Allah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan keadilan sosial dalam kitab Amos melalui pendekatan eksegetis-kontekstual, sekaligus menyingkap relevansinya bagi Indonesia kontemporer yang masih bergumul dengan kesenjangan sosial, korupsi, diskriminasi hukum, dan ketidakadilan struktural. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksegesis biblika serta analisis kontekstual terhadap kondisi sosial Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa Amos menolak pemisahan antara ibadah liturgis dan tanggung jawab sosial; iman sejati harus diwujudkan dalam praksis keadilan. Pesan Amos menemukan relevansi kuat dengan cita-cita Pancasila, khususnya sila kelima tentang “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.” Kebaruan penelitian ini terletak pada upaya menjembatani studi eksegesis dengan refleksi sosial-politik Indonesia masa kini, sehingga memperlihatkan peran teks biblika sebagai sumber kritik profetik sekaligus inspirasi transformatif bagi masyarakat modern.
Transformasi Misi Gereja di Era Digital: Pelayanan Kontekstual di tengah Disinformasi Iman Halawa; Saut Maruli Panggabean
Paramathetes : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 4 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sola Gratia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64005/jtpk.v4i2.276

Abstract

Abstrak Transformasi misi gereja di era digital merupakan sebuah keniscayaan dengan memanfaatkan teknologi secara bijak dan kontekstual, gereja dapat tetap relevan dalam pelayanan dan penginjilan Era digital membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk misi gereja. Teknologi memberikan peluang baru bagi gereja dalam pelayanan dan penginjilan, tetapi juga menghadirkan tantangan berupa arus disinformasi yang dapat menghambat pemahaman akan kebenaran Injil. Tantangan berupa disinformasi harus disikapi dengan cara mengedukasi jemaat, kolaborasi dengan media Kristen yang kredibel, serta menjaga integritas dalam memberikan informasi. Gereja dapat menjalankan misinya secara efektif di tengah arus informasi digital yang terus berkembang melalui pendekatan teologis dan praktis. Oleh karena itu artikel ini menyoroti relevansi digitalisasi dalam pelayanan gereja untuk tetap efektif dan bermakna bagi jemaat serta masyarakat. Penelitian ini membahas bagaimana gereja dapat mentransformasi misinya dengan memanfaatkan teknologi secara kontekstual serta strategi dalam menghadapi disinformasi yang beredar di dunia digital. Kata Kunci: Misi Gereja, Era Digital, Pelayanan Kontekstual, Disinformasi, Teknologi