Abstrak Transformasi misi gereja di era digital merupakan sebuah keniscayaan dengan memanfaatkan teknologi secara bijak dan kontekstual, gereja dapat tetap relevan dalam pelayanan dan penginjilan Era digital membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk misi gereja. Teknologi memberikan peluang baru bagi gereja dalam pelayanan dan penginjilan, tetapi juga menghadirkan tantangan berupa arus disinformasi yang dapat menghambat pemahaman akan kebenaran Injil. Tantangan berupa disinformasi harus disikapi dengan cara mengedukasi jemaat, kolaborasi dengan media Kristen yang kredibel, serta menjaga integritas dalam memberikan informasi. Gereja dapat menjalankan misinya secara efektif di tengah arus informasi digital yang terus berkembang melalui pendekatan teologis dan praktis. Oleh karena itu artikel ini menyoroti relevansi digitalisasi dalam pelayanan gereja untuk tetap efektif dan bermakna bagi jemaat serta masyarakat. Penelitian ini membahas bagaimana gereja dapat mentransformasi misinya dengan memanfaatkan teknologi secara kontekstual serta strategi dalam menghadapi disinformasi yang beredar di dunia digital. Kata Kunci: Misi Gereja, Era Digital, Pelayanan Kontekstual, Disinformasi, Teknologi
Copyrights © 2026