Nony Cintya Lumban Tobing
Universitas Prima Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH SOLVABILITAS, KOMITE AUDIT, UKURAN PERUSAHAAN, DAN REPUTASI AUDITOR TERHADAP AUDIT REPORT LAG PADA PERUSAHAAN JASA KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2022–2024 Nony Cintya Lumban Tobing; Sriwingsih Gultom; Paskah Ria Sitorus; Lamtiur Lidia Gultom
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 2 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/mfk36k49

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh solvabilitas, komite audit, ukuran perusahaan, dan reputasi auditor terhadap keterlambatan laporan audit pada perusahaan jasa keuangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama 2022–2024. Metodologi yang digunakan bersifat kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari laporan keuangan tahunan 48 perusahaan, menghasilkan total 144 observasi yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda, disertai pengujian asumsi klasik, uji-t untuk signifikansi parsial, uji-F untuk signifikansi simultan, serta penilaian koefisien determinasi (Adjusted R²). Hasil penelitian mengungkapkan solvabilitas memengaruhi positif juga relatif signifikan pada ARL. Komite audit menunjukan pengaruh positif dan cukup bermakna terhadap keterlambatan laporan audit. Ukuran perusahaan dan reputasi auditor berdampak positif dan sebagian signifikan. Secara keseluruhan, seluruh variabel secara simultan memberi pengaruh positif dan signifikan terhadap keterlambatan laporan audit pada perusahaan jasa keuangan yang terdaftar di IDX pada periode 2022–2024. Nilai Adjusted R² 0,894 menunjukan 89,4% variasi ARL dapat dijelaskan oleh keempat variabel tersebut, sedangkan 10,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor eksternal yang tidak termasuk dalam model penelitian ini.