Siti Muslikah
UIN Sunan Gunung Djati

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANIFESTASI BUDAYA PATRIARKI TERHADAP PEREMPUAN DALAM NOVEL AHLAMUN-NISAA’I AL-HARIIM HIKAAYATUN THUFUULATUN FIL-HARIIMI KARYA FATIMA MERNISSI (Kajian Sastra Feminis) Amalia Salsabila; Siti Muslikah
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 9 No 1 (2026): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v9i1.9295

Abstract

ABSTRAK Novel menjadi sebuah media bagi pengarangnya dalam mengungkapkan apa yang dirasakan atau dialami olehnya. Seperti yang dilakukan oleh Fatima Mernissi, seorang sosiolog yang terlahir dari keluarga yang menganut sistem harem, dimana perempuan tidak memiliki kesempatan mengenyam pendidikan dan tak memiliki kuasa untuk keluar rumah bahkan hanya sekedar untuk berbelanja bahan masakan. Perempuan sering kali menjadi perbincangan yang menarik, hal ini disebabkan oleh kontruksi budaya yang menganggap perempuan sebagai makhlik yang lemah, emosional dan tidak penting dari laki-laki. Budaya ini di sebut juga dengan budaya patrarki, budaya yang menempatkan laki-laki pada posisi lebih tinggi dari perempuan. Akibat dari budaya ini membuat perempuan merasa terkekang, adapun gerakan yang membela atas posisi perempuan yang dis ebut dengan feminisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bentuk budaya patriarki terhadap perempuan yang terdapat dalam novel Ahlamun-Nisa>’i Al-Harim HikayatunTthufulatun fil-harimi karya Fatima mernissi dan juga struktur intrinstik novel seperti karakter, alur, latar dan tema. Kata Kunci: Budaya Patriarki; Feminisme; Representasi Perempuan; Novel Ahlamun-Nisa'i Al-Harim; Fatima Mernissi.
RESPON NETIZEN TERHADAP NOVEL CYBERSASTRA “MAJDULIN“ DALAM APLIKASI E-READER ABJAD (Pendekatan Reader Response) Silmi Ibnit; Siti Muslikah
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 6 No 2 (2023): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v6i2.24928

Abstract

This research aims to determine the response of netizens as readers, who provide clauses, sentences, and discourse in the form of comments in one of the cyber literary novels "Magdalena (ماجدولين)" on the Abjad E-Reader application. The method used in this research is descriptive analysis with data collection techniques using library research on the data contained in the Abjad E-Reader application, while the theory used as an analysis tool is Rien T. Segers' reader response theory. The results of the research show that the focus of comments varies among the five netizens as readers of the 2023 data. It was concluded that four people commented positively and received cyber literature, the novel Magdalena (ماجدولين) with a good response and one other person was not a reader of this novel. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah netizen yang merupakan pembaca menerima cybersastra ini dengan respon dan tanggapan yang baik atau tidak. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengkategorikan peran - peran netizen sebagai pembaca yang memberikan klausa, kalimat serta wacana berupa komentar dalam salah satu novel cybersastra yang berjudul "Magdalena (ماجدولين)" pada aplikasi E-Reader Abjad dengan pendekatan reader response dan teori Rien T.Segers. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu teknik penjabaran secara detail dan rinci data yang sudah diakumulasikan. Adapun pengumpulan dan pengakumulasian data yang dilakukan adalah dengan teknik pustaka sumber tertulis. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini dapat menjawab dan mengetahui point-point tujuan dan rumusan masalah.