Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi TutorGPT sebagai Inovasi Pedagogis Berbasis ChatGPT untuk Meningkatkan Literasi Digital dan Berpikir Kritis Siswa MTs Mathla’ul Anwar Pamulang Raharjo, Teguh; Sawmitha Adompo, Vergina; Khalid Rivai, Abu; Komara, Aditya; Ramadhan, Hanif; Yusuf, Mochamad; Zaid, Ahmad; Tribowo Prakoso, Panggih
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): KOMMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan strategi pembelajaran yang inovatif dan adaptif. Salah satu teknologi AI yang saat ini banyak digunakan adalah ChatGPT, sebuah sistem berbasis pemrosesan bahasa alami yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran digital. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji penerapan ChatGPT sebagai inovasi pedagogis dalam meningkatkan literasi digital dan kemampuan berpikir kritis siswa. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program sosialisasi dan pendampingan pembelajaran berbasis TutorGPT yang melibatkan siswa tingkat menengah. Metode pelaksanaan meliputi pemberian pre-test, penyampaian materi interaktif, praktik langsung penggunaan ChatGPT sebagai tutor belajar, diskusi, serta post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep literasi digital, kemampuan memanfaatkan teknologi secara bijak, serta keterampilan berpikir kritis dalam menganalisis informasi dan menyelesaikan permasalahan pembelajaran. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu menggunakan ChatGPT untuk membantu memahami materi pelajaran, mengajukan pertanyaan secara mandiri, serta mengevaluasi jawaban yang diperoleh. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran siswa terhadap etika penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam proses belajar. Dengan demikian, pemanfaatan ChatGPT sebagai sarana pembelajaran dapat menjadi alternatif inovasi pedagogis yang efektif dalam mendukung transformasi pendidikan di era kecerdasan buatan. Program TutorGPT diharapkan dapat menjadi model pembelajaran digital yang berkelanjutan dan relevan dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta kesiapan siswa menghadapi tantangan era digital.
Edukasi Literasi Digital: Penguatan Potensi dan Kapasitas Siswa SMP Putra Pertiwi Pondok Cabe Abu Khalid Rivai; Teguh Raharjo; Vergina Sawmitha Adompo
Community : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/kpzkn179

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan internet di kalangan remaja namun belum dibarengi dengan literasi digital yang memadai. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kecakapan digital siswa SMP Putra Pertiwi Pondok Cabe agar mampu menggunakan internet secara bijak, aman, dan produktif. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 80,68 meningkat menjadi 89,32 pada post-test, dengan skor N-Gain 0,45 (kategori sedang). Kesimpulannya, kegiatan ini efektif meningkatkan literasi digital siswa, sehingga disarankan integrasi berkelanjutan dalam pembelajaran sekolah.
Evaluasi Kinerja Komputasi YOLOv12 dan FastSAM untuk Pengenalan Objek Wajah Vergina Sawmitha Adompo; Teguh Raharjo; Kahfi Heryandi Suradiraja
Jurnal Multimedia dan Teknologi Informasi (Jatilima) Vol. 7 No. 07 (2026): Jatilima : Jurnal Multimedia Dan Teknologi Informasi
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jatilima.v7i07.2604

Abstract

Teknologi pengenalan wajah sangat bergantung pada tahap pra-pemrosesan untuk memisahkan objek wajah dari latar belakang yang kompleks dan tidak relevan. Studi ini mengevaluasi arsitektur hibrida yang menggabungkan detektor YOLOv12 dan model segmentasi tingkat piksel FastSAM sebagai solusi pra-pemrosesan komprehensif. Alur kerja sekuensial dijalankan di lingkungan Google Colab, di mana YOLOv12 berfungsi sebagai detektor utama untuk memberikan petunjuk bounding box kepada FastSAM. Hasilnya menunjukkan bahwa YOLOv12 bertindak sebagai lokalisator yang agresif dan sangat responsif, mencapai Recall 81,96% dan mAP@50 78,95% selama 100 epoch pelatihan. Bounding box yang dihasilkan kemudian digunakan oleh FastSAM untuk memurnikan wilayah yang terdeteksi dan menghilangkan noise latar belakang. Meskipun pengujian kuantitatif awalnya mencatat nilai mIoU anomali sebesar 0,14%, investigasi visual komprehensif membuktikan bahwa ini murni disebabkan oleh kesalahan pembacaan struktural dalam data anotasi ground truth selama eksekusi skrip evaluasi, bukan kegagalan arsitektur. Secara empiris, integrasi jaringan bertingkat ini telah terbukti sangat kuat dan efektif dalam mengisolasi wajah di berbagai skenario visual dunia nyata yang menantang, memberikan dasar masukan yang ideal dan bersih untuk ekstraksi fitur biometrik selanjutnya.