Masalah pengelolaan sampah di desa-desa masih menjadi ancaman bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Rendahnya kesadaran di tempat yang seharusnya dan terbatasnya fasilitas pendukung berkontribusi pada kurangnya efektivitas pengelolaan sampah. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu-isu lingkungan dengan memperkenalkan inovasi Tong Si-Bos (Tempat Sampah Otomatis Berbasis Sensor), yaitu alat untuk tempat sampah yang dapat dibuka dan ditutup secara otomatis tanpa perlu campur tangan manusia. Kegiatan ini dilakukan di Desa Sukarami menggunakan teknik sosialisasi, desain dan implementasi Tong Si-Bos, demonstrasi penggunaan, dan penjangkauan masyarakat. Mahasiswa KKN dianggap sebagai fasilitator yang memberikan pendidikan tentang pentingnya pengelolaan sampah yang tepat sekaligus dengan memperkenalkan teknologi sederhana yang dapat membantu menciptakan lingkungan yang bersih. Hasil implementasi menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respons positif terhadap inovasi yang diimplementasikan. Karena lebih praktis, higienis, dan menarik, penggunaan Tong Si-Bos sangat efektif dalam mendorong masyarakat untuk membuang sampah di tempat yang bersih. Dalam hal ini, sosialisasi berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan agar tercipta masyarakat yang sehat dan damai. Program ini menunjukkan bahwa kerja sama antara KKN mahasiswa, Pemerintah Desa, dan masyarakat umum dalam memanfaatkan teknologi yang tepat dapat menjadi solusi inovatif untuk mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan dan mempromosikan Desa Sukarami yang sehat, sejahtera, dan ramah lingkungan.