Rifai Nur Hidayat
State University of Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DOMINASI PEREMPUAN DALAM PROFESI KEPERAWATAN: ANALISIS SOSIOLOGIS TENTANG STEREOTIP GENDER DI RUMAH SAKIT KATOLIK SURABAYA Aditya Tantra Jaya Wisnu Wardana; Muhammad Radics Jihad Imaduddin Al Jamaludin; Cherry Surya Pratama; Rifai Nur Hidayat; Refti Handini Listyani; Ahmad Ridwan; Muhammad Jacky
Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jiki.v8i2.15448

Abstract

Latar Belakang: Dominasi perempuan dalam profesi keperawatan kerap diterima sebagai sesuatu yang alamiah dan tidak bermasalah, akan tetapi kondisi tersebut merefleksikan kerja stereotip gender yang beroperasi secara sistemik dalam struktur sosial dan institusi kesehatan. Profesi keperawatan secara sosial dilekatkan pada nilai-nilai femininitas seperti empati, kepedulian, dan pengasuhan, sehingga membatasi akses serta partisipasi laki-laki dan sekaligus berkontribusi pada proses devaluasi sosial terhadap profesi itu sendiri.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis bagaimana stereotip gender membentuk dominasi perempuan dalam profesi keperawatan di Rumah Sakit Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya serta implikasinya terhadap identitas profesional dan relasi kerja.Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam dan observasi terhadap 4 mahasiswa program studi ilmu keperawatan dan 2 perawat perempuan yang telah bekerja.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa meskipun institusi rumah sakit tidak menerapkan kebijakan rekrutmen berbasis gender, dominasi perempuan tetap direproduksi melalui persepsi sosial, ekspektasi pasien, serta internalisasi nilai-nilai gender oleh perawat sendiri. Kondisi ini menyebabkan keterbatasan ruang profesional bagi perawat laki-laki sekaligus mempertahankan citra keperawatan sebagai profesi feminim.Simpulan: Penelitian ini menegaskan bahwa feminisasi profesi keperawatan bukan sekadar fenomena demografis, melainkan hasil konstruksi sosial yang berdampak pada stratifikasi status profesi dalam sistem kesehatan.Kata kunci: stereotip gender, feminisasi profesi, keperawatan, identitas profesional, sosiologi kesehatan.