Juan Pedro Kacaribu
Universitas Widyatama

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

  Liberalisasi Perdagangan Afta Dan Perubahan Pola Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Manufaktur Indonesia Juan Pedro Kacaribu; Dwi Fauziansyah Moenardy
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/f31b1h05

Abstract

Penelitian ini menganalisis bagaimana liberalisasi perdagangan ASEAN Free Trade Area (AFTA) memengaruhi strategi industri manufaktur Indonesia dalam menentukan pola penyerapan tenaga kerja selama periode 2001–2012, yang dibagi menjadi periode 2001–2006 sebagai fase adaptasi awal dan periode 2007–2012 sebagai fase integrasi dan ekspansi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi dokumentasi, dengan menganalisis data tarif CEPT-AFTA serta data penyerapan tenaga kerja sektor manufaktur dari Badan Pusat Statistik (BPS/Sakernas). Analisis dilakukan menggunakan Teori Integrasi Ekonomi Regional Balassa yang dikritisi melalui perspektif trade diversion Viner, serta Teori Transformasi Struktural Chenery dan Syrquin yang dibandingkan dengan model dua sektor Lewis dalam menjelaskan perubahan pola penyerapan tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan tarif CEPT-AFTA tidak secara langsung memengaruhi penyerapan tenaga kerja, melainkan bekerja melalui tekanan persaingan yang mendorong industri manufaktur melakukan penyesuaian strategi produksi. Pada periode 2001–2006, pola penyerapan tenaga kerja bersifat fluktuatif dan kontraktif, ditandai oleh penurunan tajam pada tahun 2003. Sementara itu, pada periode 2007–2012, pola penyerapan tenaga kerja menjadi lebih konsisten dan ekspansif hingga mencapai puncaknya pada tahun 2012. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi adaptasi industri berperan sebagai variabel perantara yang menghubungkan liberalisasi perdagangan AFTA dengan perubahan pola ketenagakerjaan sektor manufaktur Indonesia.