Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Keberlanjutan Pesantren melalui Pengkaderan Sumber Daya Manusia Berbasis Pendidikan Sarjana: Studi Kasus Pondok Pesantren Darul Amanah Kendal Mastur Mastur; Hasim Abdul Jamil; Andi Aziz; Hasan Hasan; Suniati Suniati
Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS) Vol. 6 No. 2 (2025): Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS)
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jibms.v6i2.809

Abstract

Keberlanjutan pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia menuntut adanya sistem pengembangan sumber daya manusia yang terencana dan adaptif terhadap perubahan zaman. Pondok Pesantren Darul Amanah Kendal menjadi representasi nyata bagaimana penguatan SDM melalui pendidikan tinggi dapat menjadi strategi kunci dalam menjaga eksistensi dan relevansi lembaga. Urgensi penelitian ini terletak pada perlunya sistem kaderisasi yang tidak hanya berbasis tradisi, tetapi juga berorientasi akademik dan profesional agar pesantren tetap mampu menjawab tantangan modernitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen untuk memahami dinamika kaderisasi berbasis pendidikan sarjana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengkaderan sumber daya manusia melalui pendidikan sarjana berdampak signifikan terhadap peningkatan kompetensi pedagogis, profesional, dan manajerial. Selain itu, kolaborasi pesantren dengan perguruan tinggi berhasil memperluas jejaring kelembagaan dan memperkuat reputasi institusi. Program kaderisasi ini juga memastikan kesinambungan nilai dan visi pesantren melalui guru-guru yang berilmu, berakhlak, dan berjiwa kepemimpinan. Dengan demikian, strategi cadre by design yang diterapkan Pondok Pesantren Darul Amanah terbukti menjadi model pengembangan SDM berkelanjutan yang mampu memperkuat kualitas pendidikan Islam dan menjamin kelangsungan lembaga di masa depan.
STRATEGI PENGASUHAN TERINTEGRASI DALAM PEMBENTUKAN KEDISIPLINAN IBADAH SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN ANNAKHIL DARUNNAJAH 6 MUKOMUKO BENGKULU Nisa Fadillah Rahmah; Andi Aziz; Eka Zendriyan Pangestu
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran (JUPEJA) Vol. 4 No. 2 (2026): November In Progress
Publisher : Merwin Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69820/jupeja.v4i2.626

Abstract

Worship discipline is a central indicator of character formation in Islamic boarding schools, yet it is still reported as a list of caregiving practices rather than analysed as a mechanism. This study describes how the integrated student care system at Annakhil Darunnajah 6 Islamic Boarding School, Mukomuko, Bengkulu, forms female students' worship discipline, how educative reward and punishment function within it, and which contextual factors regulate its pace. A single instrumental case study with a descriptive-interpretive qualitative design was used, with nine participants selected purposively and sufficiency justified through information power. Data came from seven observation episodes across May 2026 (about twenty-two contact hours), in-depth interviews, and document analysis, examined through the Miles and Huberman interactive model combined with reflexive thematic analysis, triangulation, member checking, peer debriefing, an audit trail, and reflexivity over the first author's insider position. The four strategies form a graded regulatory sequence rather than parallel techniques: habituation and supervision as external regulation, exemplary conduct and formative guidance as guided practice, dialogue and a personal approach as support for self-regulation, with reward and punishment acting as a pace regulator rather than the principal engine. Participants perceived a shift towards autonomous religious motivation, yet a negative case among new students shows discipline collapses when scaffolding is withdrawn prematurely.