Masalah kebersihan lingkungan kampus merupakan isu yang masih sering diabaikan oleh sebagian mahasiswa, ditandai dengan rendahnya kepedulian terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan sekitar. Kurangnya media edukatif yang menarik menjadi salah satu penyebab utama rendahnya kesadaran ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media animasi 2D edukatif berjudul “Kampus Sehat, Mahasiswa Hebat†guna meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan kampus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengembangan animasi dilakukan melalui tahapan pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi menggunakan teknik frame by frame. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner dengan teknik purposive sampling kepada 20 mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer.Pengujian dilakukan melalui uji fungsionalitas serta evaluasi user experience berdasarkan tiga aspek: kualitas visual, daya tarik, dan pemahaman pesan. Hasil pengujian frame by frame menunjukkan bahwa setiap gerakan karakter, seperti berbicara dan berjalan, ditampilkan melalui susunan frame yang detail. Gerakan mulut menggunakan lima bentuk vokal dengan total 400 frame, sedangkan gerakan berjalan direalisasikan dengan 72 frame dalam durasi 3 detik (24 fps). Distribusi frame pada adegan lain, seperti membuka pintu, mengetik, hingga menoleh, juga memperlihatkan transisi yang halus dan konsisten. Hal ini membuktikan bahwa metode frame by frame efektif menghasilkan animasi yang ekspresif dan natural dalam menyampaikan pesan edukasi kebersihan kampus. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa animasi 2D berdurasi 2 menit ini mampu berjalan dengan baik di berbagai perangkat, dengan visual yang jelas dan narasi yang efektif.Kata kunci: Animasi 2D, Animasi 3D, Rigging, Tari, FPS