Diabetes melitus merupakan suatu kondisi kronis yang dapat berlangsung seumur hidup. Diabetes melitus dapat menyebabkan masalah diabetes distress. Diabetes distress adalah kekhawatiran seseorang dengan diabetes dan tentang penyakitnya, dukungan, beban emosional dan akses perawatan yang semuanya merupakan bagian dari kehidupan pasien diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Bagaimana Gambaran Distress Pada Penderita Diabetes Melitus di Poli Interne Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Panjang tahun 2025”. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien Diabetes Melitus yang ada di Poli Interne Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Panjang pada bulan Juli-Agustus. Dengan sampel sebanyak 196 orang responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik Accidetal Sampling dan pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuisioner dengan analisa univariat. Karakteristik umur 56-65 tahun (Lansia Akhir) yaitu sebanyak 93 responden (47,4%), Jenis kelamin terbanyak perempuan yaitu 115 responden (58,7%), Pekerjaan responden, sebanyak 47 orang (24%) kategori tidak bekerja. Lama menderita DM yaitu terbayak kategori ≥5 tahun sebanyak 100 orang (51%), Pendidikan terbanyak yaitu SMA 88 orang (44,9%). Penyakit penyerta yaitu kardiologi (hipertensi) memiliki sebanyak 66 orang (33,7%), Terapy yang digunakan terbanyak yaitu obat oral 158 orang (80,6%). Responden dengan Distress ringan sebanyak 154 responden (78,6%), kategori sedang 42 orang (21,4%). Kesimpulannya Pasien penderita Diabetes Melitus lebih banyak mengalami Distress kategori ringan. Saran: diharapkan petugas Kesehatan untuk dapat terus memberikan motivasi pada pasien DM untuk meningkatkan kualitas hidupnya agak distress tidak dialami lagi.