Isni Dwi Rahma
Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The English students' anxiety in speaking Merri Sri Hartati; Wahyudi Badri; Indra Nur Rhomadon; Tri Rahayu Setya Ningrum; Isni Dwi Rahma; Rianti Rahmadania
Journal of English Language and Pedagogy Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36597/jelp.v8i1.19904

Abstract

This study aims to investigate the types of speaking anxiety experienced by English students and to identify the most dominant type of anxiety among them. The subjects were 20 fourth-semester students of the English Study Program at Universitas Muhammadiyah Bengkulu during the 2024/2025 academic year. A descriptive qualitative method was employed, utilizing questionnaires and interviews for data collection. The findings revealed that students experienced three main types of anxiety: communication apprehension, test anxiety, and fear of negative evaluation. Among these, fear of negative evaluation emerged as the most dominant. The study highlights the need for supportive learning environments that reduce anxiety and enhance students’ confidence in speaking English.
Problem Based Learning (PBL) and Project Based Learning (Pjbl) Models for Students' Critical Thinking and Collaboration Skills in Sociology Subjects for Class XII of SMAN 1 Seluma Isni Dwi Rahma; Risnanosanti; Hilyati Milla
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v10i1.128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan dan pengaruh Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), dan pembelajaran konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis dan kemampuan kolaborasi siswa kelas XII SMAN 1 Seluma. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain posttest-only control group design. Sampel penelitian terdiri atas tiga kelas, yaitu kelas PBL, kelas PjBL, dan kelas pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis dan angket kemampuan kolaborasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji One Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Least Significant Difference (LSD) pada taraf signifikansi 0,05. Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan nilai F = 54,204 dan Sig. = 0,000, serta terhadap kemampuan kolaborasi siswa dengan nilai F = 129,753 dan Sig. = 0,000. Hasil uji lanjut LSD menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas PBL dan PjBL, PBL dan pembelajaran konvensional, serta PjBL dan pembelajaran konvensional baik pada kemampuan berpikir kritis maupun kemampuan kolaborasi. Model Project Based Learning (PjBL) menunjukkan nilai rata-rata tertinggi dan memberikan pengaruh paling besar terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning (PjBL) merupakan model pembelajaran yang paling efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan kolaborasi siswa kelas XII SMAN 1 Seluma