Abdullah Abdullah
Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Agregat Kasar Daur Ulang Dalam Campuran Beton Normal Dengan Variasi Substitusi Pada Takaran 1:2:3 Anang Bagus Dwi Saputro; Abdul Aziz; Abdullah Abdullah; Tenardhy Aryarama Wijaya
Jurnal Teknik Indonesia Vol 6, No 2 (2025): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v6i2.804

Abstract

Pertumbuhan pembangunan infrastruktur yang pesat berdampak pada peningkatan kebutuhan bahan konstruksi, khususnya beton. Di sisi lain, tingginya volume limbah beton dari pembongkaran bangunan lama menimbulkan permasalahan lingkungan yang signifikan. Pemanfaatan limbah konstruksi sebagai bahan bangunan alternatif merupakan upaya mendukung pembangunan berkelanjutan. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah menggunakan agregat kasar daur ulang (recycled coarse aggregate) sebagai pengganti agregat kasar alami dalam campuran beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi substitusi agregat kasar daur ulang terhadap kuat tekan beton normal dengan perbandingan campuran 1:2:3 (semen : pasir : agregat kasar). Variasi substitusi yang digunakan adalah tiga variasi campuran yaitu, 0%, 50%, dan 100% agregat kasar daur ulang. Agregat daur ulang diperoleh dari hasil penghancuran limbah beton keras, kemudian disaring sesuai gradasi standar. Pengujian dilakukan terhadap benda uji berbentuk silinder berukuran 15x30 cm pada umur 7, 14, dan 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kuat tekan beton normal menghasilkan kuat tekan sebesar 11,978 MPa , BDU 50% menghasikan kuat tekan 12,997 MPa dan BDU 100% menghasilkan 12,986 MPa. BDU 50% mengalami peningkatan sebesar 8,505% dari beton normal, sedangkan BDU 100% mengalami peningkatan sebesar 8,415%. Dengan demikian, penggunaan agregat kasar daur ulang sebesar 50% dapat dipertimbangkan sebagai alternatif material yang layak dalam pembuatan beton, dan menjadi alternatif yang layak dan ramah lingkungan dalam pembuatan beton.
Pekerjaan Struktur Pusat Oleh-oleh di Bawen, Kabupaten Semarang Konvensi Gulo; Dimas Bayu Pamungkas; Abdullah Abdullah
Jurnal Teknik Indonesia Vol 2, No 2 (2021): JEI (Jurnal Engineering Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v2i2.962

Abstract

This study analyzes the structural work on a souvenir center construction project in Bawen, Semarang Regency. The primary focus of this research is the superstructure and foundation construction methods, material and workmanship quality control, identification of field problems, and the implemented action plan. The scope of work includes footing foundations, steel columns, steel beams, and floor slabs. The analysis includes the use of equipment, materials, and the implementation of K3. Effective coordination, selection of appropriate work methods, and consistent quality control were found to be crucial to the project's success, particularly in addressing challenges such as sloping land and K3 standards
Pengaruh Substitusi Agregat Halus Dengan Sebuk Kayu Terhadap Kuat Tekan Beton (Studi Kasus Campuran Beton 1:2:3) Febrian Adi Kurniawan; Rahaditya Gumilang; Abdullah Abdullah; Tenardhy Aryarama Wijaya
Jurnal Teknik Indonesia Vol 6, No 2 (2025): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v6i2.802

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat menimbulkan ide-ide untuk menghasilkan sifat dan karakteristik beton menjadi lebih baik. Oleh karena itu muncul pemikiran untuk memanfaatkan limbah serbuk kayu yang dapat meningkatkan kekuatan beton sebagai salah satu campuran beton. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui peningkatan atau penurunan akibat substitusi agregat halus dengan serbuk kayu jati dalam campuran beton. Serbuk kayu yang akan dicampurkan ke dalam beton yaitu sebesar 0,2% dan 0,4% dari berat total agregat halus. Penelitian ini menggunakan benda uji berbentuk silinder yang berukuran 150 mm x 300 mm, sebanyak 18 sampel benda uji. Perhitungan perencanaan penelitian ini menggunakan studi kasus campuran beton dengan perbandingan 1:2:3, yaitu 1 semen, 2 agregat halus, 3 agregat kasar. Pengujian yang dilakukan adalah kuat tekan beton berdasarkan SNI 1974-2011. Hasil pengujian diperoleh kuat tekan beton mengalami rentang peningkatan dari 1,13% hingga 8,36%. Substitusi agregat halus dengan serbuk kayu jati pada persentase 0,4% menghasilkan nilai kuat tekan beton yang lebih tinggi dibandingkan dengan persentase 0,2%. Pada variasi persentase Substitusi serbuk kayu jati sebesar 0,4% dari berat total agregat halus nilai kuat tekan beton meningkat sebesar 8,36% dengan nilai kuat tekan mencapai 17,532 MPa jika dibandingkan dengan nilai kuat tekan beton normal yang hanya mencapai 9,168 MPa.