p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Logistik
Henita Rahmayanti
Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim, Universitas Negeri Jakarta, Jl. R.Mangun Muka Raya No.11, RT.11/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia, 13220

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT OKUPANSI DAN PREFERENSI PENGGUNA JASA ANGKUTAN PENYEBERANGAN DI PELABUHAN MERAK (BANTEN) UNTUK OPTIMALISASI LAYANAN TRANSPORTASI Kencana Verawati; Henita Rahmayanti; Dian Alfia Purwandari; Dadang Suyadi S; Anthony Costa; Farasabila Angeli Purnomo; Monica Wulandari
LOGISTIK Vol. 18 No. 02 (2025): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/logistik.v18i02.59382

Abstract

Tidak seimbangnya antara jumlah kapal yang beroperasi dengan permintaan penyeberangan akan mempengaruhi okupansi kapal, selain itu ketersediaan dan efisiensi penggunaan dermaga juga menjadi faktor penting, dermaga harus mampu menangani frekuensi kapal tanpa menimbulkan kemacetan dan keterlambatan, terutama dengan adanya dua pilihan kelas pelayanan yaitu eksekutif dan reguler. Penelitian ini menerapkan metode analisis statistic dan deskriptif dengan memanfaatkan model diagram radar. Melalui penggunaan diagram radar, dimensi- dimensi yang paling berpengaruh dalam membentuk preferensi responden dapat diidentifikasi. Mendapatkan nilai okupansi kapal dan dermaga penyeberangan Merak – Bakuheni, perlu dihitung menggunakan rumus load factor dan rumus BOR (Berth Occupancy Ratio). Berdasarkan hasil diperoleh, dimensi pembentuk preferensi untuk responden kelas eksekutif adalah kualitas layanan dan untuk kelas reguler adalah biaya perjalanan. Kapal eksekutif dengan tingkat okupasni paling tinggi ada pada kapal SEBUKU yaitu 88% dan paling rendah ada pada kapal JATRA III sebesar 4%. Kapal reguler yaitu kapal WINDU KARSA merupakan kapal dengan tingkat okupansi paling tinggi yaitu 180% dan kapal PANORAMA NUSANTARA paling rendah yaitu 6%. Penggunaan dermaga eksekutif sudah mencapai 91% sehingga perlu dilakukan penambahan jumlah dermaga khusus untuk eksekutif. Tingkat okupansi kapal eksekutif dan kapal reguler tidak merata, terdapat kapal yang memiliki okupansi rendah dan ada pula kapal yang overload. dermaga eksekutif perlu dilakukan pengembangan atau penambahan dikarenakan sudah melebihi angka ideal.
PENGEMBANGAN APLIKASI PENGUJIAN KOMPETENSI TENAGA KERJA BONGKAR MUAT BARANG BERBASIS VIRTUAL REALITY (VR): SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Winoto Hadi; Henita Rahmayanti; Nur Azisah; Rizki Hamdallah Habel; Muhammad Saddam Widodo; Sabila Cintania Yamada
LOGISTIK Vol. 18 No. 02 (2025): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengujian kompetensi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) merupakan pilar utama dalam menjamin efisiensi operasional, keselamatan kerja, dan kualitas layanan di pelabuhan. Di tengah transformasi digital era Industri 4.0, metode konvensional dalam pelatihan dan asesmen kompetensi mulai menunjukkan keterbatasan, terutama dalam mengukur keterampilan teknis dan non-teknis secara objektif serta aman. Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Nomor 298 Tahun 2020 menetapkan kerangka kompetensi wajib bagi TKBM, namun implementasinya masih terkendala oleh kurangnya alat asesmen yang valid, skalabel, dan berbasis simulasi realistis. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi pengembangan aplikasi pengujian kompetensi TKBM berbasis Virtual Reality (VR) yang selaras dengan SKKNI, melalui tinjauan sistematis terhadap literatur ilmiah terkini dan studi empiris di konteks pelabuhan Indonesia. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti prinsip PRISMA. Sebanyak 18 artikel internasional dan nasional (2017–2025) dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi kesenjangan kompetensi TKBM, tantangan dalam asesmen konvensional, serta peluang integrasi teknologi VR dalam pengujian berbasis standar nasional. Hasil Penelitian: Temuan menunjukkan bahwa VR mampu mereplikasi skenario bongkar muat yang realistis, aman, dan terukur, sekaligus memungkinkan penilaian objektif terhadap indikator kompetensi dalam SKKNI meliputi penanganan barang, teknik bongkar muat aman, penggunaan peralatan, dan komunikasi operasional. Aplikasi VR berpotensi menjadi instrumen asesmen yang diakui dalam proses sertifikasi BNSP, sekaligus meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa dan kinerja TKBM di lapangan.