Subhan Widiansyah
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Asuh Orang Tua dalam Membentuk Perilaku Sosial Mahasiswa Nabila Agustin Irawan; Yustika Irfani Lindawati; Subhan Widiansyah
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.18228

Abstract

Pola pengasuhan yang diterapkan orang tua akan mempengaruhi perkembangan anak, termasuk dalam membentuk perilaku sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pola asuh orang tua dalam membentuk perilaku sosial mahasiswa. Penelitian ini menggunakan teori interaksionisme simbolik dari George Herbert Mead dengan tiga konsep utama, yaitu mind, self, dan society. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku sosial mahasiswa tidak terbentuk secara instan, melainkan merupakan hasil dari proses sosial yang berlangsung sejak di lingkungan keluarga dan terus berkembang melalui interaksi yang terjadi di lingkungan kampus. Orang tua membentuk kemampuan berpikir (mind) mahasiswa melalui pola asuh yang diterapkan, seperti menanamkan nilai keagamaan, sopan santun, keterampilan bersosialisasi, dan membangun komunikasi yang terbuka. Proses tersebut mendorong mahasiswa untuk melakukan refleksi dan menginternalisasi berbagai nilai yang diajarkan orang tua sehingga membentuk konsep diri (self). Adapun nilai-nilai yang telah diinternalisasi kemudian tercermin dalam perilaku mahasiswa saat berinteraksi di lingkungan kampus maupun masyarakat (society). Temuan ini menegaskan bahwa pola asuh orang tua berperan penting dalam pembentukan perilaku sosial mahasiswa.
Konflik pada Kaderisasi Kepemimpinan Organisasi Mahasiswa Intra Kampus Nanda Wisnu Syahputra; Haryono Haryono; Subhan Widiansyah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika konflik serta manifestasi spiral kekerasan yang muncul dalam proses kaderisasi kepemimpinan pada kegiatan Latihan Kepemimpinan 1 (LK 1) Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi (HIMADIKSIO), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan LK 1 HIMADIKSIO masih berada dalam pola spiral kekerasan sebagaimana dikemukakan oleh Dom Helder Camara, yang terdiri atas ketidakadilan, pemberontakan, dan represi. Komisi disiplin sebagai pihak yang memiliki otoritas utama memperlihatkan bentuk kekerasan verbal, psikis, dan fisik yang secara sistematis direproduksi dalam sistem kaderisasi. Situasi tersebut menciptakan ketimpangan relasi kuasa antara komisi disiplin dan peserta, menimbulkan dampak psikologis berupa trauma, serta memunculkan siklus balas dendam yang memperpanjang keberlanjutan praktik kekerasan pada periode kaderisasi berikutnya.