M Zainul Hafizi
Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Globalisasi Terhadap Kebudayaan Lokal pada Era Modernisasi Fortunata Blandina Panamuan; Annysa Gea Putri; Anggi Widya; Veronika Tiara; M Zainul Hafizi
Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/jupsi.v2i3.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai kajian yang membahas interaksi manusia dengan budaya dalam konteks globalisasi, khususnya bagaimana globalisasi memengaruhi keberlanjutan kebudayaan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi memberikan tantangan besar terhadap keberlanjutan budaya lokal, tetapi juga membuka peluang untuk adaptasi dan inovasi budaya. Meskipun banyak tradisi yang mengalami perubahan, budaya leluhur tetap memiliki nilai penting dalam mempertahankan identitas masyarakat, terutama di komunitas tradisional. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pendekatan interdisipliner dan penguatan pendidikan berbasis budaya untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi generasi muda terhadap warisan budaya mereka.
Transformasi Nilai Tradisi Besaprah dalam Budaya Sambas di Era Globalisasi Astrid; Ayuni Kartika; Dewi Yanti; Mulia Sari; M Zainul Hafizi
Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/jupsi.v2i3.130

Abstract

Besaprah di masyarakat Melayu Sambas mengalami transformasi nilai akibat pengaruh globalisasi dan perubahan gaya hidup modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran makna sosial dalam tradisi Besaprah dan adaptasinya dalam konteks kehidupan modern. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif di beberapa komunitas adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan solidaritas sosial dalam Besaprah mulai bergeser menjadi ritual estetis akibat modernisasi dan urbanisasi. Namun, tradisi ini tetap relevan melalui adaptasi bentuk pelaksanaan dan promosi digital. Revitalisasi melalui pendidikan berbasis kebudayaan dan kebijakan pelestarian budaya diperlukan untuk menjaga keberlanjutan tradisi ini. Penelitian ini menyarankan eksplorasi lebih lanjut mengenai efektivitas promosi digital dalam pelestarian budaya lokal.