Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN USER INTERFACE DAN USER EXPERIENCE PADA WEBSITE SPLIT BILL MENGGUNAKAN METODE LEAN UX Feren Phandinata; Dika Jatnika
Digital Business and Entrepreneurship Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Digital Business and Entrepreneurship Journal
Publisher : PRODI BISNIS DIGITAL FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS KUNINGAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/digibe.v4i1.313

Abstract

Pertumbuhan pesat ekonomi digital dan tingginya penetrasi internet di Indonesia mendorong perubahan perilaku transaksi masyarakat menuju cashless society, yang turut memicu inovasi di sektor financial technology (fintech). Salah satu inovasi dengan tren pertumbuhan pesat adalah layanan pembagian tagihan (split bill). Namun, layanan tersebut masih menghadapi permasalahan berupa tingginya barrier to entry akibat keterikatan dengan aplikasi tertentu, sehingga banyak pengguna terpaksa membagi tagihan secara manual. Berdasarkan urgensi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang antarmuka pengguna dan pengalaman pengguna layanan split bill berbasis website yang lebih inklusif dan efisien dengan pendekatan Lean UX. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan tahapan Declare Assumptions, Create an MVP, Run an experiment, serta Feedback and Research. Evaluasi dilakukan melalui usability testing terhadap 21 pengguna dalam tiga iterasi menggunakan platform Maze dan metode Retrospective think aloud (RTA). Hasil penelitian berupa rancangan UI/UX website split bill dengan desain sederhana dan minimalis, yang memudahkan pengguna membagi satu maupun banyak tagihan secara efektif dan inklusif. Pendekatan Lean UX terbukti mendukung proses iterasi desain yang cepat, responsif, dan mampu memenuhi kebutuhan pengguna dalam melakukan pembagian tagihan.
Penyusutan Kelas Menengah di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Indonesia dan Ancaman terhadap Ketahanan Konsumsi Rumah Tangga Andini Nurhalizah Kusnaedi; Dika Jatnika
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1615

Abstract

Pemulihan ekonomi Indonesia sepanjang 2021–2025 memperlihatkan arah yang tidak sepenuhnya sejalan dengan posisi ekonomi rumah tangga, karena ketika pertumbuhan kembali bertahan di sekitar lima persen dan kemiskinan menurun, jumlah kelas menengah justru menyusut. Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif deskriptif atas data BPS serta pengolahan Susenas BPS oleh Mandiri Institute untuk 2025. Jumlah kelas menengah turun dari 53,83 juta orang pada 2021 menjadi 46,70 juta pada 2025, sedangkan kemiskinan turun dari 10,14 persen menjadi 8,47 persen. Pada periode yang sama, pertumbuhan ekonomi bergerak dari 3,69 persen menjadi 5,11 persen dan konsumsi rumah tangga tumbuh 4,98 persen pada 2025. Temuan menunjukkan bahwa perbaikan indikator agregat belum otomatis memperluas kelompok dengan bantalan ekonomi memadai, sehingga penyusutan kelas menengah tetap relevan bagi ketahanan konsumsi domestik.