Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Di RSKDIA Siti Fatimah Makassar Tahun 2017 Susanto, Yoan Putri
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT AKBID PELAMONIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.005 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v1i1.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, paritas dan jarak kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di RSKDIA Siti Fatimah. Desain penelitian menggunakan Cross Sectional Study dengan populasi yaitu ibu hamil yang datang berkunjung pada bulan Januari sampai April sebanyak 378 orang, sampel dalam penelitian ini sebanyak 194 orang dimana pengambilan sampel dilakukan dengan teknik “Random Sampling”. Hasil penelitian menunjukan dengan uji Chi square dimana untuk variabel usia tidak memiliki hubungan dengan kejadian anemia di RSKDIA Siti Fatimah dengan nilai P = 0,606 > α = 0,05, untuk variabel paritas memiliki nilai P=0,002 < α = 0,05 artinya ada hubungan antara paritas terhadap kejadian anemia di RSKDIA Siti Fatimah dan untuk variabel jarak kehamilan memiliki nilai P= 0,062 > α = 0,05 artinya tidak ada hubungan jarak kehamilan dengan kejadian anemi di RSKDIA Siti Fatimah. Kesimpulan dari ketiga variabel usia ibu, paritas dan jarak kehamilan hanya variabel paritas yang mempunyai hubungan dengan kejadian anemia di RSKDIA Siti Fatimah Makassar sehingga disarankan agar petugas kesehatan memberikan penyuluhan tentang pentingnya memperhatikan jumlah kelahiran, usia dan Jarak kehamilan pada ibu untuk mengurangi angka kejadian anemia.
Fakto-Faktor yang Berhubungan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di RSUD Haji Makassar Tahun 2017 Susanto, Yoan Putri
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT AKBID PELAMONIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.064 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v1i2.48

Abstract

Menurut data yang diperoleh di Rumah sakit umum Daerah Haji Makassar Januari sampai dengan Maret tahun 2017 terdapat sekitar 117 bayi yang terdaftar di buku registrasi perinatologi dan jumlah di atas di dapatkan bayi yang mengalami BBLR sebanyak 54 (46,2%) bayi. Bayi berat lahir rendah adalah keadaan neonatus yang lahir dengan berat kurang dari 2500 gram. Banyaknya komplikasi jangka pendek dan jangka yang disebabkan oleh BBLR mendorong pencarian faktor yang berpengaruh diamblik faktor ibu, paritas, hipertensi, rokok dan tingkat pendidikan ibu terhadap bayi lahir. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui umur, pendidikan, paritas, status ekonomi yang berhubungan dengan kejadian Berat Bayi Lahir Rendah di RSUD Haji Makassar. Jenis penelitian adalah Metode kuantitatif dengan pendekatan cross Sectional study, populasi dan sampel dalam penelitianini semua ibu bersalin di RSUD Haji Makassar sebanyak 117 ibu bersalin pada bulan Januari sampai dengan Mei tahun2017 pengambilan sampel menggunakan tekhnik total sampling. Dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square (pearson chi-square) diperoleh untuk varaibel usia ibu nilai p= 0,000<α = 0,05. Diperoleh bahwa ada hubungan antara usia ibu dengan kejadian BBLR di RSUD Haji Makassar untuk variable paritas anilai p = 0,000<α = 0,05.ada hubungan antara paritas dengan kejadian BBLR di RSUD Haji Makassar. Untuk variable pengetahuan nilai p = 0,422>α = 0,05. Tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian BBLR di RSUD Haji Makassar. Untuk variable status ekonomi nilai p= 0,573>α = 0,05. Tidak ada hubungan antara status ekonomi dengan kejadian BBLR di RSUD Haji Makassar. Kesimpulan dari empat variabel yaitu usia ibu, paritas ibu, pengetahuan ibu dan status ekonomi. Yang berhubungan dengan kejadian BBLR di RSUD Haji Makassar hanya variable usia ibu dan paritas sehingga pengetahuan ibu dan status ekonomi perlu di tingkankan lagi untuk mengurangi kejadian BBLR.
Faktor yang Berhubungan dengan Kematian Janin Dalam Rahim (KJDR) Di RSUD Syekh Yusuf Gowa Pada Tahun 2018 Susanto, Yoan Putri
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT AKBID PELAMONIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.293 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v2i1.56

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk diketahuinya hubungan umur, paritas, dan hubungan umur kehamilan ibu dengan Kematian Janin Dalam Rahim (KJDR) di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan melakukan pendekatan Cross Sectional untuk diketahuinya hubungan umur, paritas, dan hubungan umur kehamilan ibu dengan Kematian Janin Dalam Rahim (KJDR) di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018 dengan jumlah populasi sebanyak 204 orang dan sampel 204 dengan menggunakan teknik Total Sampling. Dari hasiluji statistic dengan menggunakan uji chi-square (pearson squere) untuk variable umur ibu diperoleh nilai p (0.00) >nilai α (0.05) ditemukan ada hubungan antara umur ibu dengan dengan kematian janin dalalm rahim di RSUD Syekh Yusuf Gowa, pada variable paritas nilai p (0.00) >nilai α (0.05) ada hubungan antara paritas dengan kematian janin dalam rahim di RSUD Syekh Yusuf Gowa, untuk variable umur kehamilan diperoleh nilai p (0.000) <nilai α (0.05) artinya ada hubungan antara umur kehamilan dengan kematian janin dalam rahim.Kesimpulan dari tiga variabel yaitu umur ibu, paritas dan umur kehamilan ibu, semua berhubungan dengan kematian janin dalam rahim, Diharapkan ibu hamil dapat menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan ANC yang lengkap karna ketiga faktor dapat mengakibatkan kematian janin dalam rahim di RSUD Syekh Yusuf Gowa 2018.
Hubungan Umur Dan Paritas Terhadap Kejadian Anemia Di RSUD Syekh Yusuf Gowa Putri Susanto, Yoan
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT AKBID PELAMONIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.713 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v2i2.76

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Umur dan Paritas Terhadap Angka Kejadian Anemia Di Rumah Sakit Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan melakukan pendekatan Cross Sectional Study untuk mengetahui Umur dan Paritas Terhadap Angka Kejadian Anemia Di Rumah Sakit Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018 dengan jumlah populasi sebanyak 204 orang dan jumlah sampel 204 orang dengan menggunakan teknik Total Sampling. Dari hasil uji statistic dengan menggunakan uji Chi-Square (pearson chi-square) diperoleh untuk variabel Umur nilai P = (0,00) < α (0,05) artinya ada hubungan antara Umur dengan Anemia. Untuk variabel Paritas nilai P = (0,00) < α (0,05) artinya tidak ada hubungan antara Paritas dan Anemia. Kesimpulan dari dua variabel yaitu Umur dan Paritas, semua variabel berhubungan dengan kejadian Anemia di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Gowa 2018.
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Di RSKDIA Siti Fatimah Makassar Tahun 2017 Yoan Putri Susanto
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.568 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v1i1.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, paritas dan jarak kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di RSKDIA Siti Fatimah. Desain penelitian menggunakan Cross Sectional Study dengan populasi yaitu ibu hamil yang datang berkunjung pada bulan Januari sampai April sebanyak 378 orang, sampel dalam penelitian ini sebanyak 194 orang dimana pengambilan sampel dilakukan dengan teknik “Random Sampling”. Hasil penelitian menunjukan dengan uji Chi square dimana untuk variabel usia tidak memiliki hubungan dengan kejadian anemia di RSKDIA Siti Fatimah dengan nilai P = 0,606 > α = 0,05, untuk variabel paritas memiliki nilai P=0,002 < α = 0,05 artinya ada hubungan antara paritas terhadap kejadian anemia di RSKDIA Siti Fatimah dan untuk variabel jarak kehamilan memiliki nilai P= 0,062 > α = 0,05 artinya tidak ada hubungan jarak kehamilan dengan kejadian anemi di RSKDIA Siti Fatimah. Kesimpulan dari ketiga variabel usia ibu, paritas dan jarak kehamilan hanya variabel paritas yang mempunyai hubungan dengan kejadian anemia di RSKDIA Siti Fatimah Makassar sehingga disarankan agar petugas kesehatan memberikan penyuluhan tentang pentingnya memperhatikan jumlah kelahiran, usia dan Jarak kehamilan pada ibu untuk mengurangi angka kejadian anemia.
Fakto-Faktor yang Berhubungan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di RSUD Haji Makassar Tahun 2017 Yoan Putri Susanto
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.324 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v1i2.48

Abstract

Menurut data yang diperoleh di Rumah sakit umum Daerah Haji Makassar Januari sampai dengan Maret tahun 2017 terdapat sekitar 117 bayi yang terdaftar di buku registrasi perinatologi dan jumlah di atas di dapatkan bayi yang mengalami BBLR sebanyak 54 (46,2%) bayi. Bayi berat lahir rendah adalah keadaan neonatus yang lahir dengan berat kurang dari 2500 gram. Banyaknya komplikasi jangka pendek dan jangka yang disebabkan oleh BBLR mendorong pencarian faktor yang berpengaruh diamblik faktor ibu, paritas, hipertensi, rokok dan tingkat pendidikan ibu terhadap bayi lahir. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui umur, pendidikan, paritas, status ekonomi yang berhubungan dengan kejadian Berat Bayi Lahir Rendah di RSUD Haji Makassar. Jenis penelitian adalah Metode kuantitatif dengan pendekatan cross Sectional study, populasi dan sampel dalam penelitianini semua ibu bersalin di RSUD Haji Makassar sebanyak 117 ibu bersalin pada bulan Januari sampai dengan Mei tahun2017 pengambilan sampel menggunakan tekhnik total sampling. Dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square (pearson chi-square) diperoleh untuk varaibel usia ibu nilai p= 0,000<α = 0,05. Diperoleh bahwa ada hubungan antara usia ibu dengan kejadian BBLR di RSUD Haji Makassar untuk variable paritas anilai p = 0,000<α = 0,05.ada hubungan antara paritas dengan kejadian BBLR di RSUD Haji Makassar. Untuk variable pengetahuan nilai p = 0,422>α = 0,05. Tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian BBLR di RSUD Haji Makassar. Untuk variable status ekonomi nilai p= 0,573>α = 0,05. Tidak ada hubungan antara status ekonomi dengan kejadian BBLR di RSUD Haji Makassar. Kesimpulan dari empat variabel yaitu usia ibu, paritas ibu, pengetahuan ibu dan status ekonomi. Yang berhubungan dengan kejadian BBLR di RSUD Haji Makassar hanya variable usia ibu dan paritas sehingga pengetahuan ibu dan status ekonomi perlu di tingkankan lagi untuk mengurangi kejadian BBLR.
Faktor yang Berhubungan dengan Kematian Janin Dalam Rahim (KJDR) Di RSUD Syekh Yusuf Gowa Pada Tahun 2018 Yoan Putri Susanto
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.605 KB) | DOI: 10.37337/jkdp.v2i1.56

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk diketahuinya hubungan umur, paritas, dan hubungan umur kehamilan ibu dengan Kematian Janin Dalam Rahim (KJDR) di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan melakukan pendekatan Cross Sectional untuk diketahuinya hubungan umur, paritas, dan hubungan umur kehamilan ibu dengan Kematian Janin Dalam Rahim (KJDR) di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018 dengan jumlah populasi sebanyak 204 orang dan sampel 204 dengan menggunakan teknik Total Sampling. Dari hasiluji statistic dengan menggunakan uji chi-square (pearson squere) untuk variable umur ibu diperoleh nilai p (0.00) >nilai α (0.05) ditemukan ada hubungan antara umur ibu dengan dengan kematian janin dalalm rahim di RSUD Syekh Yusuf Gowa, pada variable paritas nilai p (0.00) >nilai α (0.05) ada hubungan antara paritas dengan kematian janin dalam rahim di RSUD Syekh Yusuf Gowa, untuk variable umur kehamilan diperoleh nilai p (0.000) <nilai α (0.05) artinya ada hubungan antara umur kehamilan dengan kematian janin dalam rahim.Kesimpulan dari tiga variabel yaitu umur ibu, paritas dan umur kehamilan ibu, semua berhubungan dengan kematian janin dalam rahim, Diharapkan ibu hamil dapat menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan ANC yang lengkap karna ketiga faktor dapat mengakibatkan kematian janin dalam rahim di RSUD Syekh Yusuf Gowa 2018.
Gambaran Sikap Ibu Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Pada Pasca Pandemi Covid-19 Di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Tahun 2023 Noviyani Hartuti; Yoan Putri Praditia Susanto
JURNAL KESEHATAN DELIMA PELAMONIA Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37337/jkdp.v7i1.381

Abstract

Exclusive breastfeeding begins within one hour after the baby is born until the baby is 6 months old. Early Initiation of Breastfeeding (IMD) can help children survive and have the antibodies the body needs to avoid various common diseases, such as pneumonia and diarrhea. Central Statistics Agency (BPS, 2021) data from 2019 to 2021 states that the percentage of babies aged less than 6 months who receive exclusive breastfeeding according to South Sulawesi Province continues to increase every year, namely in 2019 it was 70.52%, in 2020 it was 76.21% and in 2021 it was 76.43%. Analysis of Indonesian Covid-19 data updated as of November 18 2022. Currently there are 6,596,812 confirmed patients, 6,376,205 patients have recovered and 158,323 people have died. The current active cases of Covid-19 in Indonesia are 61,284 people with 6,207 suspects having been examined (Sebaran, 2022). To get an idea of a mother's attitude towards giving exclusive breastfeeding to babies during the post-Covid-19 pandemic at the Kassi-Kassi Health Center, Makassar City in 2022. The method used in this research is a quantitative method with a descriptive approach. The results of this study indicate that the description of mothers' attitudes towards exclusive breastfeeding during the Covid-19 pandemic at the Kassi-Kassi health center in Makassar City is good by looking at the results that have been obtained, namely from 40 respondents who had a good attitude, namely 35 respondents (87, 5%) and 5 respondents (12.5%) had unfavorable attitudes