Muci Herliyanto
Sekolah Tinggi Agama Islam Natuna

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membangun Toleransi Antarumat Beragama Muci Herliyanto; Nurdian Setiawan; Vinni Helvionita
Journal of Golden Generation Education Vol. 1 No. 1 (2025): Juni : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v1i1.1071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam membangun toleransi antarumat beragama, menganalisis tren penelitian, mengidentifikasi efektivitas, serta tantangan implementasinya. Menggunakan metode tinjauan sistematis literatur atas publikasi dalam lima tahun terakhir, studi ini menemukan peningkatan signifikan dalam perhatian akademis, mencapai puncak publikasi sembilan artikel pada 2023 dan delapan artikel pada 2025. PKn terbukti efektif menumbuhkan pemahaman kognitif tentang keberagaman, keterampilan berpikir kritis, dan sikap empatik, terutama pada mahasiswa yang umumnya menunjukkan tingkat toleransi sangat tinggi serta internalisasi nilai kerukunan. Lembaga pendidikan formal, didukung guru sebagai teladan dan fasilitator, mengintegrasikan nilai multikultural dan moderasi beragama dalam kurikulum, membentuk sikap inklusif. Namun, studi mengidentifikasi tantangan seperti kesenjangan antara pengetahuan teoretis dan perilaku praktis, munculnya sikap eksklusif pada mahasiswa, penurunan standar perilaku antaragama di beberapa periode, serta pengaruh lingkungan luar sekolah dan perbedaan latar belakang siswa. Faktor kearifan lokal dan kebijakan publik adaptif juga berperan penting. Studi ini berkontribusi dengan mensintesis literatur yang terfragmentasi, menyajikan gambaran holistik tentang dinamika PKn dalam konteks toleransi, dan menyoroti celah kunci untuk penelitian mendatang. PKn merupakan instrumen krusial, namun efektivitasnya sangat bergantung pada implementasi holistik, menuntut penelitian longitudinal dan kontekstual untuk menjembatani kesenjangan teori-praktik.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM LITERASI DAN PARTISIPASI POLITIK GENERASI MUDA Muci Herliyanto; Nurdian Setiawan; Vinni Helvionita
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18080

Abstract

This research aims to reveal the process of implementing Civic Education in shaping political literacy and participation among young people at the research site, as well as identifying the factors underlying its optimal success, given that these outcomes differ from the general tendency of low youth political literacy and participation widely reported in various studies. The research employs a qualitative approach with a case study design, using observation, in-depth interviews, and documentation study, analyzed through an interactive analysis model and strengthened by source and technique triangulation. The results show that contextual and participatory civic education learning is able to build mature political understanding alongside genuine youth involvement in democratic life. This success is supported by three main factors: the quality of learning interaction that opens space for critical dialogue, consistent involvement in real civic activities, and a social environment that supports openness in expressing opinions. These findings confirm that the success of civic education depends on the design of the learning process itself, rather than merely the existence of a curriculum, while also contributing to the achievement of the SDGs through the strengthening of education quality and youth democratic participation.