Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN GROLEN TYPE D TERHADAP PERKEMBANGAN KUAT TEKAN AWAL BETON Nurokhman Nurokhman; Kristiyanto Hery
CivETech: Civil Engineering and Technology Journal Vol. 8 No. 1 (2026): CivETech (in Progress)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kuat tekan beton sebelum umur 28 hari berperan penting dalam percepatan pelaksanaan konstruksi perkerasan kaku. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan admixture Grolen Type D terhadap perkembangan kuat tekan awal beton. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium melalui trial mix di batching plant dengan mutu rencana 15 MPa. Variasi kadar Grolen Type D sebesar 0,5% terhadap berat semen. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari sesuai SNI 1974:2011. Hasil menunjukkan bahwa pada kadar 0,5%, kuat tekan rata-rata mencapai 17,35 MPa (7 hari), 19,88 MPa (14 hari), dan 24,90 MPa (28 hari). Pada kadar 0,7%, kuat tekan umur 7 dan 14 hari masing-masing mencapai 69% dan 89% dari kuat tekan 28 hari. Nilai kuat tekan umur 7 hari telah melampaui mutu rencana. Penambahan Grolen Type D terbukti efektif dalam meningkatkan perkembangan kuat tekan awal beton tanpa menurunkan workability secara signifikan.
ANALISIS PENGARUH KEPADATAN CAMPURAN ASPAL AC-BC TERHADAP KADAR ASPAL Suryanto Suryanto; Ambarsari Ulfa; Kristiyanto Hery
CivETech: Civil Engineering and Technology Journal Vol. 8 No. 2 (2026): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkerasan jalan merupakan salah satu infrastruktur transportasi yang memiliki peranan penting dalam menunjang mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Kualitas perkerasan jalan sangat dipengaruhi oleh mutu campuran beraspal, khususnya pada lapisan Asphalt Concrete–Binder Course (AC-BC). Salah satu faktor yang menentukan kualitas campuran beraspal adalah tingkat kepadatan campuran dan kadar aspal yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepadatan campuran Asphalt Concrete–Binder Course (AC-BC) terhadap kadar aspal berdasarkan hasil pengujian core drill. Penelitian dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Cokroaminoto Yogyakarta dengan menggunakan sampel campuran AC-BC dari PT Aneka Dharma Persada, Sedayu, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen melalui pengujian laboratorium terhadap benda uji core drill. Pengujian meliputi uji berat jenis dan kepadatan (density test), uji kadar aspal dengan metode ekstraksi, serta analisis saringan agregat. Hasil pengujian kemudian dibandingkan dengan Job Mix Formula (JMF) dan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 (Revisi 2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar aspal pada sampel 1 sebesar 5,43% dan sampel 2 sebesar 5,39%, yang mendekati kadar aspal rencana sebesar 5,35%. Nilai berat jenis nyata (Gmb) rata-rata sebesar 2,296 gr/cm³ memenuhi rentang spesifikasi 2,23–2,45 gr/cm³. Selain itu, derajat kepadatan campuran mencapai lebih dari 98%, yang menunjukkan bahwa proses pemadatan di lapangan telah dilakukan dengan baik. Parameter rongga campuran seperti VIM sebesar 4,388%, VMA sebesar 14,406%, dan VFA sebesar 69,544% juga memenuhi persyaratan Bina Marga. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa campuran AC-BC yang diuji memiliki kualitas yang baik dan memenuhi standar teknis yang berlaku. Tingkat kepadatan yang tinggi serta kadar aspal yang mendekati Job Mix Formula menunjukkan bahwa pelaksanaan pekerjaan perkerasan jalan telah sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi yang ditetapkan.