I Made Wahyu Cahaya Dwi Putra
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Masalah Open-Ended dalam Model Problem-Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa I Made Wahyu Cahaya Dwi Putra; I Made Sugiarta; Gusti Ayu Mahayukti
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 15 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v15i2.6655

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang masih tergolong rendah. Kondisi tersebut disebabkan karena proses pembelajaran yang cenderung menggunakan masalah rutin, sehingga siswa terbiasa menerapkan prosedur penyelesaian yang baku dan kurang memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai alternatif solusi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan masalah open-ended dalam model pembelajaran problem-based learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi-experiment) dengan desain post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Kuta Utara pada semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 yang terdiri dari 10 kelas dengan jumlah keseluruhan sebanyak 384 siswa. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik cluster random sampling, diperoleh kelas X.1 sebagai kelas eksperimen yang menerapkan masalah open-ended dalam model pembelajaran PBL dan kelas X.2 sebagai kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian sebanyak lima soal untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah. Data dianalisis menggunakan uji-t satu ekor (independent samples test) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil statistik deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata nilai post-test kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang dibelajarkan menggunakan masalah open-ended dalam model PBL sebesar 57,42, sedangkan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional sebesar 47,50. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar yang mana lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan hasil tersebut, dapat dinyatakan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang dibelajarkan menggunakan masalah open-ended dalam model PBL lebih baik dibandingkan dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.