Mathilda Hellena Da Costa Moniz
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Mikrobiologi Usap Permukaan Ompreng pada Berbagai Metode Pencucian Mathilda Hellena Da Costa Moniz; Ni Luh Putu Manik Widiyanti; Ni Luh Ranthi Kurniawathi; Erwan
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 20 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v20i1.113801

Abstract

Infeksi nosokomial masih menjadi isu penting di fasilitas kesehatan, sehingga kebersihan peralatan, termasuk ompreng sebagai wadah makanan pasien, perlu dikendalikan secara ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas kebersihan ompreng melalui pemeriksaan mikrobiologis menggunakan media transport Cary-Blair dan berbagai media selektif  SS (Salmonella Shigella), MC (Mac Conkey), TCBS (Thiosulfate Citrate Bile Salts Sucrose), dan PCA (Plate Count Agar). Sampel yang digunakan berjumlah 3 ompreng yang diperoleh dengan metode usap, kemudian diinokulasikan menggunakan teknik streak dan diuji melalui pengenceran berseri untuk pemeriksaan angka kuman. Identifikasi dilakukan berdasarkan karakteristik koloni serta uji biokimia TSIA4(Triple Sugar Iron Agar),4SIM (Sulfide Indole Motility), dan SC4(Simmon’s Citrate). Hasil menunjukkan tidak adanya pertumbuhan koloni bakteri phatogen Salmonella sp.,4Shigella4sp., Escherichia4coli, maupun Vibrio4cholerae pada seluruh sampel. Nilai Total Plate Count berada pada kisaran <30 koloni yang berarti masih dalam batas aman dan beberapa sampel menunjukkan 0 koloni/cm², menandakan kondisi permukaan ompreng higienis. Perbandingan metode pencucian menunjukkan bahwa seluruh metode menghasilkan jumlah koloni yang rendah, dengan metode dishwasher menggunakan air panas menunjukkan kecenderungan jumlah koloni paling rendah dibandingkan metode lainnya. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan prosedur sanitasi optimal untuk mencegah risiko infeksi nosokomial.