Literasi statistik menjadi kebutuhan bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) karena kegiatan akademik dan profesi keguruan menuntut kemampuan membaca, menilai, dan menggunakan data pendidikan secara bertanggung jawab, sementara kajian yang secara khusus memetakan kebutuhan tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mensintesis urgensi, indikator, tantangan, dan arah pembelajaran literasi statistik bagi mahasiswa PAI. Penelitian menggunakan Systematic Literature Review berbasis PRISMA terhadap 33 artikel jurnal yang lolos seleksi, dengan sumber fondasional dan regulasi pendidikan tinggi sebagai pendukung. Data literatur diekstraksi ke dalam matriks dan dianalisis melalui sintesis tematik. Hasil kajian menghasilkan sepuluh indicator yaitu membaca tabel dan grafik, memahami ukuran statistik dasar, memahami hubungan antarvariabel, menafsirkan output statistik sederhana, mengevaluasi klaim berbasis data, menarik kesimpulan sesuai bukti, mengomunikasikan data, mengenali bias dan keterbatasan, menggunakan perangkat digital secara kritis. serta menghubungkan data dengan konteks pendidikan Islam. Tantangan utama meliputi statistics anxiety, disonansi identitas keilmuan, pembelajaran prosedural, keterbatasan akses teknologi, dan penggunaan AI tanpa verifikasi. Kajian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran Statistik Pendidikan bagi mahasiswa PAI perlu berorientasi pada penalaran data, menggunakan kasus pendidikan Islam, dilaksanakan secara bertahap dan empatik, serta menempatkan teknologi dan AI sebagai scaffolding yang tetap memerlukan verifikasi. Temuan ini menyediakan dasar konseptual bagi pengembangan instrumen dan penelitian empiris lanjutan.