Kawnan Aynurrob Harviary
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Adaptasi Material Bangunan terhadap Kondisi Lingkungan Pesisir di Kota Pacitan Kawnan Aynurrob Harviary; Fadhilla Tri Nugrahaini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan pesisir memiliki karakter lingkungan yang memberikan tantangan signifikan terhadap kinerja bangunan, terutama akibat tingginya kelembapan udara, paparan angin laut, serta kandungan garam yang berpotensi mempercepat degradasi material bangunan. Kondisi tersebut menuntut adanya respons arsitektur yang adaptif, khususnya pada aspek material, agar bangunan mampu bertahan dan berfungsi secara optimal dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk adaptasi material bangunan terhadap kondisi iklim laut tropis di kawasan pesisir Kota Pacitan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada bangunan hunian di kawasan pesisir Pantai Pancer dan Pantai Watu Karung. Data diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, serta wawancara dengan tukang bangunan lokal dan pemilik bangunan yang memahami kondisi lingkungan setempat. Analisis dilakukan dengan mengaitkan karakter lingkungan pesisir dengan bentuk adaptasi material yang diterapkan pada bangunan objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi material bangunan diwujudkan melalui cara pemilihan, penggunaan, dan perlakuan material yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan pesisir, seperti kelembapan tinggi dan paparan angin laut. Adaptasi tersebut tercermin pada detail konstruksi dan praktik pembangunan masyarakat setempat, serta berperan dalam meningkatkan ketahanan bangunan dan kenyamanan ruang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi material bangunan merupakan aspek penting dalam merespons karakter iklim laut tropis di kawasan pesisir Kota Pacitan dan dapat menjadi dasar pemahaman kontekstual bagi pengembangan bangunan pesisir yang lebih adaptif dan berkelanjutan.