Miladiya Noor Latifah
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perencanaan Ruang Terbuka Hijau Kawasan Makam Kyai Ageng Muhammad Besari dengan Pendekatan Arsitektur Lanskap berbasis Kenyamanan Peziarah di Ponorogo Miladiya Noor Latifah; Wilda Maulina
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) dalam kajian arsitektur lanskap dipahami sebagai ruang luar yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas lingkungan, kenyamanan aktivitas luar ruang, serta nilai visual suatu kawasan. Kawasan Makam Kyai Ageng Muhammad Besari di Kabupaten Ponorogo, yang memiliki nilai sejarah dan religius, menyimpan potensi untuk dikembangkan sebagai RTH yang tertata dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengkaji perencanaan RTH pada kawasan makam berdasarkan prinsip-prinsip arsitektur lanskap, dengan fokus pada perancangan tata ruang lanskap, pengaturan zonasi dan sistem sirkulasi peziarah, penataan elemen vegetasi dan elemen keras, serta penyediaan fasilitas pendukung yang bersifat inklusif bagi seluruh pengguna, termasuk penyandang disabilitas. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi lapangan, studi literatur, dan analisis deskriptif kualitatif terhadap kondisi tapak eksisting melalui penilaian keterhubungan antar ruang, susunan dan komposisi vegetasi, kualitas jalur pedestrian, tingkat aksesibilitas kawasan, serta hubungan visual dan spasial dalam kawasan makam. Evaluasi perencanaan RTH dilakukan berdasarkan aspek fungsional, estetis, dan kenyamanan, yang mencakup kemudahan pencapaian dan keterbacaan sirkulasi, kesesuaian desain lanskap dengan karakter sakral kawasan, penerapan prinsip aksesibilitas universal, serta kualitas mikroklimat, keberadaan ruang teduh, dan suasana lanskap yang mendukung ketenangan pengunjung. Hasil penelitian diharapkan mampu menghasilkan konsep dan rekomendasi perencanaan RTH kawasan makam yang fungsional, estetis, nyaman, dan inklusif, sekaligus memperkuat pengalaman ruang religius bagi peziarah maupun pengunjung dengan beragam kemampuan.