Wilda Maulina
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Biophilic Design: Virtual Nature Application in a Windowless Room Wilda Maulina; Dalhar Susanto
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 20, No 1: Januari 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/sinektika.v20i1.20484

Abstract

Biophilic design recommends the connection between humans and nature because it positively influences human health and well-being. Due to the pandemic, some humans have been forced to work at home or in windowless rooms. This situation makes occupants unable to connect with nature. One solution in biophilic design is to present natural substitute elements such as virtual nature to reconnect nature in spaces that cannot access it. This paper discusses the application of virtual nature in windowless space which aims to help users get positive benefits for affective well-being (AWB) such as emotions and moods. This paper is compiled through literature exploration by synthesizing various previous research results. Based on several studies, shows that virtual nature is not just replacing real nature but is a boundary of the interior that reconnects with nature. This connection emotionally determines the quality of the windowless room so that it has benefits for the well-being of the occupants, especially affective well-being (emotions and moods).
Place Identity Generated by Facade Color of Urban Building Maulina, Wilda; Fitria, Tika Ainunnisa; Soewarno, Nurtati
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 21, No 2: July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/sinektika.vi.5177

Abstract

Color as a spatial dimension plays an important role in shaping human perception of the identity of a place. The urban public environment is usually characterized by crowds of people and many buildings. The color of the facade on the building which is not well planned makes it even more visually busy. This research aims to explore the identity of a place that can be seen from the color of building facades in urban public environments. The case study in this research is the public area of Jalan dr. Rajiman Surakarta. Even though it looks busy, researchers will try to map the colors of the existing facades by documenting the colors of the facades along Jalan Dr Radjiman from photos. This data is processed using graphic design applications and facade color mapping to find color patterns that lead to the identity of the place. The results of the research are that even though the area has busy building facades, based on the color of the facades, several color templates were found that show similar identities. 
Evaluation of Education Building Based on Healthy Building Aspects (Air Circulation, Humidity, Natural Light Intensity) Landrian, Lutfi; Maulina, Wilda; Nyssa, Amelia Rizyan
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 22, No 1: January 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/sinektika.vi.7248

Abstract

This study aims to evaluate the condition of building quality by using the main principles of healthy buildings. The main principles of a Healthy building should be in good condition in three aspects, there are air circulation (air velocity and air temperature), humidity, and natural light intensity. The evaluation was conducted at Mochtar Riady Plaza Quantum (MRPQ), one of the Laboratory buildings at the Universitas Indonesia, Depok, Indonesia. The process is carried out by first analyzing the existing condition of the building and evaluating it with the standard of comfort in Standar Nasional Indonesia (SNI). Then it will be determined which parts need to be improved and continued with the intervention using simulation software Dialux, Ansys, and Revit. It was found that this building had shortcomings in all three aspects of the healthy building, such as humidity levels above the standard 40-60%, lack of natural air velocity for air circulation, high air temperature, and low natural light intensity in corridors and auditoriums. The results of interventions in all three aspects of health could increase by 66.5% in air velocity for air circulation, reduce 13.3% in humidity, and increase by 78.2% in natural light intensity aspects.
Identifikasi Penerapan Konsep Green Open Space pada Taman Denggung, Sleman, Yogyakarta Sari, Dhea Amanda; Maulina, Wilda
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan konsep Green Open Space yang meliputi kondisi lokasi, pemanfaatan area, dan kelayakan elemen lanskap pada Taman Denggung sangat berpengaruh terhadap kenyamanan pengunjung. Maka dari itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penerapan konsep Green Open Space pada Taman Denggung dengan menggunakan rating scale untuk mengetahui kelayakan elemen lanskap pada taman tersebut. Metode yang digunakan adalah metode rating scale dengan mengolah data kuantitatif ke dalam jawaban skala kualitatif yang telah ditentukan. Penentuan seluruh skor rating scale kelayakan elemen lanskap telah disesuaikan dengan hasil observasi, indikator capaian yang didapat melalui regulasi terkait RTH, dan wawancara dengan pengunjung. Hasil akhir dari skor rating scale menunjukkan bahwa beberapa elemen lanskap masuk ke dalam kategori "Kurang" sehingga perlu adanya perbaikan pada elemen lanskap yang mulai rusak, penambahan pencahayaan di beberapa titik taman, penambahan fasilitas kebersihan, toilet, dan parkir, serta peninjauan terhadap kondisi vegetasi taman.
Upaya Peningkatan Kualitas Pembangunan Rumah bagi MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) pada Perumahan MBR Berlian, Devi; Indrawati, I; Hidayati, Rini; Maulina, Wilda; Basri, Eko Prasetyo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perumahan MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) merupakan program dari Ditjen Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam upaya pemenuhan hak konstitusi warga negara dalam rangka pembangunan nasional penyediaan perumahan yang layak huni, sehat, dan terjangkau. Penelitian ini ditujukan sebagai bahan evaluasi dan komparasi melalui metode nonpenelitian. Di mana dalam penilitian ini dapat menganalisis beberapa faktor penyebab kendala selama proses konstruksi pembangunan rumah pada perumahan MBR, dan juga menghasilkan perencanaan desain fasad baru rumah MBR dengan penyesuaian iklim dan keterbatasan ruang pada Perumahan Grand Permata Ajung di Jember, Jawa Timur.
Studi Akustik Ruang Kerja Rumah akibat Kebisingan Aktivitas Komersial Muhamad Ihwaldi; Wilda Maulina
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sistem kerja fleksibel mendorong meningkatnya aktivitas bekerja dari rumah (Work From Home), sehingga kenyamanan akustik ruang kerja rumah menjadi faktor penting dalam mendukung konsentrasi dan produktivitas. Penelitian ini mengkaji kondisi kenyamanan akustik pada sebuah rumah tinggal di kawasan Tohudan, Colomadu, yang bersebelahan dengan kafe dan jalan lingkungan. Kedekatan tersebut menyebabkan ruang tidur yang dialihfungsikan menjadi ruang kerja mengalami gangguan kebisingan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebisingan ruang kerja rumah dan mengevaluasi potensi pengendalian kebisingan berdasarkan data lapangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan simulatif. Pendekatan kualitatif dilakukan melalui observasi kondisi fisik bangunan, tata ruang, dan sumber kebisingan. Pendekatan kuantitatif dilakukan melalui pengukuran tingkat kebisingan menggunakan sound level meter pada kondisi akhir pekan dan hari kerja. Data hasil pengukuran kemudian dianalisis dan digunakan sebagai dasar pemodelan serta simulasi kebisingan. Simulasi pemetaan kebisingan dilakukan menggunakan NoiseTools.net untuk mengevaluasi perubahan tingkat kebisingan akibat penerapan elemen pengendalian kebisingan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tingkat kebisingan ruang kerja dapat diturunkan hingga berada pada kisaran 22,5-26,5 dB(A), sehingga memenuhi standar kenyamanan akustik ruang kerja. Penelitian ini menunjukkan bahwa analisis berbasis pengukuran lapangan dan simulasi dapat digunakan untuk mengevaluasi dan merumuskan upaya pengendalian kebisingan pada ruang kerja rumah tinggal tanpa memerlukan perubahan struktural yang signifikan.
Integrasi Prinsip Fengshui dan Arsitektur Islami dalam Evaluasi Orientasi Ruang Renovasi Rumah Tinggal di Grand City Cluster Hyland, Balikpapan Siti Nurafnih Rahma; Wilda Maulina
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas integrasi prinsip Fengshui dan Arsitektur Islami dalam evaluasi orientasi ruang pada renovasi rumah tinggal di Grand City Cluster Hyland, Balikpapan. Integrasi dalam penelitian ini tidak dimaknai sebagai penyatuan konsep normatif, melainkan sebagai proses analisis spasial paralel yang menggunakan variabel yang sama untuk membaca kualitas orientasi ruang berdasarkan kedua pendekatan tersebut. Fokus penelitian meliputi orientasi ruang, pola sirkulasi, pembagian zonasi, keberadaan ruang transisi, serta orientasi elemen interior. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Analisis dilakukan secara terpisah berdasarkan prinsip Fengshui dan Arsitektur Islami, kemudian hasilnya disintesiskan melalui tabel evaluasi integratif untuk mengidentifikasi aspek yang memenuhi kedua prinsip, memenuhi salah satu, atau tidak memenuhi keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi eksisting rumah tinggal belum sepenuhnya memenuhi kedua pendekatan, terutama pada orientasi ruang dan pola sirkulasi, pembagian zonasi public, semi privat, dan privat, keberadaan ruang transisi, serta orientasi kloset. Namun demikian, terdapat elemen yang telah sesuai dengan kedua prinsip, seperti posisi kasur, sehingga tidak seluruh elemen ruang memerlukan perubahan desain. Berdasarkan sintesis hasil analisis, penelitian ini merumuskan tiga prinsip integratif sebagai temuan utama, yaitu keteraturan ruang, transisi spasial, dan kontrol orientasi. Ketiga prinsip tersebut merepresentasikan titik temu antara Fengshui dan Arsitektur Islami dalam konteks renovasi hunian dan digunakan sebagai dasar perumusan rekomendasi desain. Penelitian ini menunjukkan bahwa Fengshui dan Arsitektur Islami dapat diintegrasikan secara bersamaan sebagai kerangka evaluasi orientasi ruang untuk menghasilkan hunian yang lebih tertata, nyaman, dan selaras dengan nilai fungsional serta spiritual penghuni.
Analisis Komparatif Pola Parkir untuk Optimalisasi Sirkulasi Kendaraan di Pabrik Manly Sukoharjo Amelia Risqi Yanuarisa; Wilda Maulina
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan lahan parkir pada kawasan industri yang berada di tengah permukiman padat sering memicu konflik sirkulasi dan gangguan sosial akibat praktik parkir liar. Pabrik Manly Sukoharjo menghadapi permasalahan serupa, dengan kebutuhan parkir sepeda motor karyawan mencapai 300 unit pada lahan terbatas seluas ±807 m². Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan efektivitas beberapa pola parkir untuk memperoleh konfigurasi paling optimal dalam meningkatkan kapasitas dan kelancaran sirkulasi kendaraan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-komparatif melalui studi kasus, dengan simulasi tata letak berdasarkan parameter kapasitas, efisiensi ruang, dan kelancaran manuver. Dua alternatif utama dianalisis, yaitu sistem parkir vertikal dan pola parkir pulau sudut 90° konfigurasi tiga baris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem parkir vertikal unggul dari sisi kapasitas maksimal, pola parkir pulau 90° terbukti lebih efisien, ekonomis, dan realistis diterapkan. Pola ini mampu memenuhi kebutuhan 300 unit sepeda motor, meningkatkan keteraturan parkir, serta mengurangi konflik sirkulasi tanpa memerlukan intervensi struktural kompleks. Temuan ini menegaskan bahwa optimalisasi parkir pada lahan terbatas dapat dicapai melalui penataan ruang dan sistem sirkulasi yang tepat.
Analisis Pengaruh Ketinggian Plafon (High Ceiling) terhadap Kenyamanan Termal pada Bangunan Kost di Surakarta Vicky Irza Valandhika; Wilda Maulina
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kenyamanan termal pada bangunan hunian tropis umumnya menekankan persepsi penghuni, sementara kajian empiris yang secara spesifik mengevaluasi pengaruh ketinggian plafon terhadap paremeter fisik kenyamanan termal pada bangunan kost masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan high ceiling terhadap kondisi termal ruang kamar kost berdasarkan parameter fisik lingkungan, tanpa melibatkan penilaian subjektif penghuni. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif melalui pengukuran suhu udara dan kelembapan relatif pada dua bangunan kost di Kota Surakarta dengan perbedaan ketinggian plafon, yaitu plafon standar (±2,8 meter) dan high ceiling (±3,5 meter). Pengukuran dilakukan pada pagi, siang, dan sore hari, kemudian dibandingkan dengan standar kenyamanan termal SNI 03-6572-2001 dan ASHRAE Standard 55. Hasil menunjukkan bahwa bangunan kost dengan high ceiling memiliki suhu udara rata-rata lebih rendah ±0,5°C-0,8°C dibandingkan plafon standar, terutama pada siang dan sore hari, dengan kelembapan relatif yang lebih stabil. Meskipun kondisi termal belum sepenuhnya memenuhi rentang nyaman menurut standar SNI dan ASHRAE, penerapan high ceiling terbukti memperbaiki kinerja termal fisik ruangan melalui peningkatan volume udara dan stratifikasi panas. Temuan ini menegaskan peran high ceiling sebagai strategi desain pasif pada bangunan kost di iklim tropis dengan lingkup analisis terbatas pada aspek fisik.
Padel Court sebagai Ruang Sosial Baru: Strategi Desain dalam Merespons Gaya Hidup Masyarakat Hidayatulloh, Hanif; Maulina, Wilda
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis relasi antara desain padel court dan intensitas interaksi sosial pengguna pada satu studi kasus fasilitas padel court di Kabupaten Sukoharjo. Metode kualitatif deskriptif digunakan melalui observasi spasial, dokumentasi visual, dan kuesioner terhadap 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan visual antar zona, integrasi ruang bermain dengan ruang komunal, konfigurasi sirkulasi yang mendorong pertemuan, serta keberadaan elemen visual representatif menjadi faktor kunci dalam membentuk fungsi padel court sebagai ruang sosial (third place). Temuan ini kemudian diterjemahkan ke dalam ilustrasi konseptual zonasi dan strategi desain yang menyeimbangkan kebutuhan performatif olahraga dan aktivitas sosial. Keterbatasan penelitian terletak pada penggunaan satu studi kasus dan jumlah responden yang terbatas sehingga temuan bersifat eksploratif. Meski demikian, hasil penelitian memberikan kerangka awal perancangan fasilitas padel berbasis pendekatan sosial dan gaya hidup.