Liondi Pranklin Sitanggang
Universitas Quality Berastagi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Permainan Tradisional Galah Asin terhadap Peningkatan Kelincahan Siswa Kelas V SD Liondi Pranklin Sitanggang; Janwar Frihasan Sinuraya; Aser Paul Nainggolan
JIMAD: Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2026): JIMAD - MEI
Publisher : PT. Penerbit Tiga Mutiara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/jimad.v4i2.501

Abstract

The low level of agility among elementary school students has become an important issue in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning, particularly due to the limited variation in instructional methods and the decline in students’ physical activity in the digital era. This condition causes students to be less physically active, resulting in underdeveloped abilities in changing direction, body coordination, and movement balance. This study aimed to determine the effect of the traditional Galah Asin game on improving the agility of fifth-grade students at SD Swasta Advent Barusjulu. The research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a One-Group Pretest–Posttest Design. The research sample consisted of 37 students selected through the total sampling technique. Data were collected using a 4x10 meter shuttle run test to measure students’ agility levels before and after the treatment. The findings revealed that the average pretest score of 25.63 seconds decreased to 22.41 seconds in the posttest, indicating an improvement difference of 3.22 seconds. The paired sample t-test results showed that the calculated t-value of 9.87 was greater than the t-table value of 2.045 with a significance level of p < 0.000, indicating that the traditional Galah Asin game had a significant effect on improving students’ agility. The game was proven to enhance agility skills, active participation, learning motivation, and students’ social interaction during PJOK learning activities. The novelty of this study lies in the utilization of the traditional Galah Asin game as a local culture-based PJOK learning strategy that not only improves students’ agility but also supports cultural preservation and strengthens elementary school students’ physical activity in the modern era.
Edukasi Peningkatan Pengetahuan Atlet Gulat Junior Tentang Gizi Seimbang dan Pemenuhan Kebutuhan Cairan di Club Gulat PGSI Karo Julius Boy Nesra Basgimata Barus; Janwar Frihasan Sinuraya; Hiskia Yogalana Simanjorang; Hasiholanta S Sinurat; Liondi Pranklin Sitanggang
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v3i4.1248

Abstract

Program edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para atlet gulat junior di Club PGSI Karo tentang pentingnya gizi seimbang dan pemenuhan kebutuhan cairan dalam mendukung performa serta kesehatan mereka. Dalam olahraga gulat, asupan nutrisi yang tepat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh, kekuatan otot, dan pemulihan yang optimal. Edukasi ini mencakup informasi mengenai: (1) Gizi Seimbang: Menjelaskan pentingnya asupan karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral dalam proporsi yang tepat untuk mendukung latihan dan kompetisi gulat. (2) Pemenuhan Kebutuhan Cairan: Memberikan pengetahuan tentang pentingnya hidrasi yang cukup sebelum, selama, dan setelah latihan atau pertandingan untuk mencegah dehidrasi dan menjaga kinerja yang optimal. Metode penyuluhan dilakukan melalui presentasi, diskusi interaktif, dan simulasi pola makan sehat, yang disesuaikan dengan kebutuhan fisik para atlet. Dengan program ini, diharapkan para atlet dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari guna mendukung prestasi dan kesehatan jangka panjang mereka. Pengabdian masyarakat dilakukan kepada 15 atlet junior di Club PGSI Karo pada tanggal 08 November 2024 di Lapangan Club Gulat Karo. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa edukasi gizi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan atlet junior di PGSI Karo tentang gizi seimbang dan pemenuhan kebutuhan cairan.