Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Discovery Learning Dengan Media Permainan Ludo Interaktif Ecoquest Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Pada Materi Ekosistem Di Sekolah Dasar: Implementation of Discovery Learning with the Interactive Ludo Game Media Ecoquest to Improve Conceptual Understanding of Ecosystem Material in Elementary Schools Alpita Noviyanti; Dwina Nurmalia Putri; Khosyi Anindya Chotimah; Laili Lutfianah; Nurbaiti Syifa Widaningsih; Nurhayati; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9786

Abstract

Pembelajaran IPA di sekolah dasar masih menghadapi kendala rendahnya pemahaman konsep, terutama pada materi ekosistem, karena penggunaan metode ekspositori yang kurang memberi kesempatan siswa untuk mengeksplorasi secara mandiri. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan Discovery learning berbasis permainan Ludo Interaktif EcoQuest terhadap pemahaman konsep ekosistem siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest–posttest melibatkan 28 siswa dengan 14 orang laki-laki dan 14 perempuan kelas V di salah satu SD Negeri Purwakarta. Instrumen berupa tes uraian yang divalidasi oleh ahli. Analisis data diuji normalitasnya hasilnya tidak berdistribusi normal, sehingga analisis dilanjutkan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman konsep setelah perlakuan, dibuktikan dengan 15 siswa mengalami kenaikan skor dan nilai signifikan 0,028 < 0,05. Analisis ini mengindikasikan adanya perbedaan bermakna antara hasil pretest dan posttest. Temuan tersebut membuktikan bahwa Discovery learning berbantuan Ludo Interaktif EcoQuest efektif meningkatkan pemahaman konsep ekosistem. Media ini juga memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan berpotensi mendukung keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran IPA.
Efektivitas Media Wayang Rangka, Joint Case Dan Plastisin Otot Terhadap Pemahaman Siswa Tentang Sistem Rangka, Otot Dan Sendi Di Kelas 6 Sekolah Dasar: The Effectiveness of the Media of Skeleton Wayang, Joint Case and Muscle Plasticine on Students' Understanding of the Skeletal System, Muscles and Joints in Grade 6 of Elementary School Aldavia Thursina; Andita Pratiwi; Kaila Alif Sagita; Aida Indah Pertiwi; Rosdillah Eka Putri; Wardatul Afiyah; Andila Nurul Hasanah; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9910

Abstract

Pembelajaran IPA di sekolah dasar pada materi sistem rangka, otot, dan sendi masih menghadapi kendala karena konsep yang bersifat abstrak dan kurangnya penggunaan media pembelajaran konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media wayang rangka, joint case, dan plastisin otot terhadap pemahaman siswa kelas VI sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test–post-test. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas VI sekolah dasar. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda sebanyak 10 butir soal. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test sebesar 62,67 meningkat menjadi 77,67 pada post-test, dengan selisih rata-rata sebesar 15 poin. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan media wayang rangka, joint case, dan plastisin otot efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada materi sistem rangka, otot, dan sendi.
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Problem-Based Learning Berbantuan Media The Body Expedition Terhadap Peningkatan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD: The Effect of Using the Problem-Based Learning Model Assisted by The Body Expedition Media on Improving Science Learning Outcomes of Fifth Grade Elementary School Students Carissa Noverina Althafah; Laras Ayu Syahrani; Farhan Agustian; Sabrina Jelita; Chintia Ananda Gusti; Aliya Nauli Hidayat; Lisna Maulia; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9655

Abstract

Pembelajaran materi sistem organ tubuh manusia di sekolah dasar sering kali mengalami kendala karena konsepnya bersifat abstrak, kompleks, dan tidak dapat diamati secara langsung oleh siswa. Tanpa bantuan media ajar yang tepat, siswa cenderung hanya menghafal istilah dan fungsi organ tanpa memahami keterkaitan antarorgan dalam satu sistem, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman konsep dan hasil belajar kognitif. Oleh karena itu, diperlukan media ajar interaktif yang mampu memvisualisasikan struktur dan fungsi organ tubuh manusia secara konkret serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan media ajar interaktif The Body Expedition terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa kelas V sekolah dasar pada materi sistem organ manusia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian berjumlah 27 siswa yang diberikan tes sebelum dan sesudah perlakuan. Siswa diberikan lembar pretest-posttest berisi 10 soal dengan indikator memahami, mengaplikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan menyempurnakan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 72,22 pada pretest menjadi 87,41 pada posttest. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai Z = –4,298 dengan p = 0,000 (< 0,05), menandakan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pembelajaran. Kesimpulannya, penerapan model PBL berbantuan media The Body Expedition terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif dan pemahaman konsep sains siswa materi sistem organ manusia pada sekolah dasar, sekaligus mendorong keterlibatan aktif serta kemampuan berpikir kritis siswa.