Pembelajaran IPA di sekolah dasar pada materi sistem rangka, otot, dan sendi masih menghadapi kendala karena konsep yang bersifat abstrak dan kurangnya penggunaan media pembelajaran konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media wayang rangka, joint case, dan plastisin otot terhadap pemahaman siswa kelas VI sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test–post-test. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas VI sekolah dasar. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda sebanyak 10 butir soal. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test sebesar 62,67 meningkat menjadi 77,67 pada post-test, dengan selisih rata-rata sebesar 15 poin. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan media wayang rangka, joint case, dan plastisin otot efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada materi sistem rangka, otot, dan sendi.
Copyrights © 2026