Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Safety Riding Sepeda Motor Siswa/I MAN 2 Langsa: Analysis of Factors Related to Motorcycle Safety Riding Behavior of Students at MAN 2 Langsa Daffa Dhiba Oesraini; Fatma Indriani
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10065

Abstract

Perilaku Safety Riding menjadi faktor utama Kecelakaan lalu lintas yang membahayakan keselamatan para pengguna jalan, sehingga perilaku Safety Riding yang melibatkan transportasi darat belakangan ini menjadi perhatian yang serius. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku Safety Riding sepeda motor siswa/i MAN 2 Langsa. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Besar sampel dalam penelitian ini 96 responden. Analisa data yang digunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan jenis kelamin (p-value= 0,024 < 0,05), hubungan tingkat stress (p-value= 0,001 < 0,05), hubungan kepemilikan SIM (p-value= 0,004 < 0,05), hubungan peran teman sebaya (p-value= 0,000 < 0,05). Disarankan disarankan agar siswa laki-laki dan perempuan lebih meningkatkan sikap kehati-hatian saat berkendara, siswa/i mengelola stres dengan baik sebelum mengendarai kendaraan, siswa yang sudah cukup usia sebaiknya segera mengurus SIM secara resmi, siswa hendaknya lebih selektif dalam bergaul dan tidak mudah terpengaruh ajakan negative.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pemanen Buah Kelapa Sawit Di Perkebunan Pt.Gruti Lestari Pratama Mandailing Natal: Factors Related to Work Fatigue in Oil Palm Fruit Harvesters at the PT. Gruti Lestari Pratama Mandailing Natal Plantation Anggi Cahya Utari; Fatma Indriani
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10206

Abstract

Kelelahan kerja merupakan masalah kesehatan yang serius bagi pemanen kelapa sawit karena dapat menurunkan efisiensi kerja, meningkatkan risiko kecelakaan, dan berdampak negatif terhadap produktivitas. Pemanen kelapa sawit di PT. Gruti Lestari Pratama menghadapi berbagai tantangan fisik seperti mengangkat tandan buah sawit yang mencapai 25-30 kg, melakukan gerakan berulang, dan bekerja dalam kondisi cuaca ekstrem dengan target produksi 2-3 ton per hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pemanen buah kelapa sawit di perkebunan PT. Gruti Lestari Pratama Mandailing Natal, khususnya hubungan antara umur, beban kerja, status gizi, dan masa kerja dengan tingkat kelelahan kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasi analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pemanen buah kelapa sawit yang bekerja di PT. Gruti Lestari Pratama Mandailing Natal berjumlah 180 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan rumus Lemeshow. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2025 di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua variabel yang diteliti memiliki hubungan positif dengan kelelahan kerja. Variabel umur menunjukkan hubungan sangat kuat dengan koefisien korelasi (r) = 0,003 dan p-value = 0,977. Beban kerja memiliki hubungan positif dengan r = 0,028 dan p-value = 0,781. Status gizi menunjukkan hubungan kuat dan positif dengan r = 0,044 dan p-value = 0,661. Masa kerja memiliki hubungan sangat kuat dan positif dengan r = 0,024 dan p-value = 0,807. Terdapat hubungan yang signifikan antara umur, beban kerja, status gizi, dan masa kerja dengan kelelahan kerja pada pemanen buah kelapa sawit di PT. Gruti Lestari Pratama Mandailing Natal.
Hubungan Perilaku Tidak Aman Dan Masa Kerja Dengan Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Bengkel Las Di Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai: The Relationship Between Unsafe Behavior and Length of Service with Work Accidents Among Welding Workers in Sei Bamban District, Serdang Bedagai Regency Putri Maimunah; Fatma Indriani
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9198

Abstract

Kegiatan pengelasan memiliki risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi seperti luka bakar, luka gores, tertimpa benda, hingga cedera mata akibat percikan api. Penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel diambil dengan menggunakan total sampling dengan jumlah 40 perkerja yakni semua pekerja bengkel las di Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai. Hasil analisis Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,033 yang berarti ada hubungan signifikan antara perilaku tidak aman dengan kejadian kecelakaan kerja sedangkan masa kerja dengan kecelakan kerja tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan nilai p-value sebesar 0,256. Dapat disimpulkan bahwa perilaku tidak aman sangat berpengaruh terhadap terjadinya kecelakaan kerja, shingga penting bagi pekerja untuk menerapkan perilaku kerja yang aman dan melalukan pelatihan kerja serta bagi pemilik usaha untuk meningkatkan kesadaran dan pengawasan terhadap keselamatan kerja di lingkungan bengkel las.