Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Perilaku Tidak Aman Dan Masa Kerja Dengan Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Bengkel Las Di Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai: The Relationship Between Unsafe Behavior and Length of Service with Work Accidents Among Welding Workers in Sei Bamban District, Serdang Bedagai Regency Putri Maimunah; Fatma Indriani
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9198

Abstract

Kegiatan pengelasan memiliki risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi seperti luka bakar, luka gores, tertimpa benda, hingga cedera mata akibat percikan api. Penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel diambil dengan menggunakan total sampling dengan jumlah 40 perkerja yakni semua pekerja bengkel las di Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai. Hasil analisis Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,033 yang berarti ada hubungan signifikan antara perilaku tidak aman dengan kejadian kecelakaan kerja sedangkan masa kerja dengan kecelakan kerja tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan nilai p-value sebesar 0,256. Dapat disimpulkan bahwa perilaku tidak aman sangat berpengaruh terhadap terjadinya kecelakaan kerja, shingga penting bagi pekerja untuk menerapkan perilaku kerja yang aman dan melalukan pelatihan kerja serta bagi pemilik usaha untuk meningkatkan kesadaran dan pengawasan terhadap keselamatan kerja di lingkungan bengkel las.