Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Sopir Rental Mobil Di CV. X: Factors Associated with Car Rental Driver Fatigue at CV. X Kayla Devina; Salianto
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10232

Abstract

Kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan kerja merupakan permasalahan global yang salah satunya disebabkan oleh kelelahan kerja, termasuk di sektor transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, lama kerja, masa kerja dan status gizi dengan kelelahan kerja pada sopir rental mobil di CV. X. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional, melibatkan 37 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner berdasarkan Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) dan pengukuran indeks massa tubuh. Hasil penelitian menunjukkan 43,2% sopir mengalami kelelahan kerja sedang, 32,4% kelelahan tinggi, dan 24,3% kelelahan rendah. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara umur (P-value 0,001 ? 0,05), lama kerja (P-Value 0,000 ? 0,05), dan status gizi (P-Value ? 0,001) dengan tingkat kelelahan kerja. Tidak terdapat hubungan signifikan antara masa kerja dengan tingkat kelelahan kerja (P-Value 0,104 ? 0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa umur, lama kerja, dan status gizi perlu diperhatikan dalam upaya pencegahan kelelahan sopir. Saran bagi perusahaan ialah perusahaan perlu menetapkan batas waktu kerja maksimal yang sesuai standar. Saran bagi sopir ialah mengelola waktu kerja dan istirahat dengan baik, mempertahankan pola makan seimbang, menghindari kebiasaan buruk serta rutin melakukan aktivitas fisik dan untuk peneliti selanjutnya dianjurkan untuk melaksanakan penelitian berikutnya dengan melibatkan jumlah responden yang lebih banyak serta memperluas variabel yang diteliti dan melibatkan metode pengukuran objektif.
Pengaruh Shift Kerja Terhadap Kelelahan Kerja Pada Perawat Di Rsud Djoelham Binjai: The Effect of Work Shifts on Job Fatigue in Nurses at Djoelham Binjai Regional Hospital Clarissa Adisty Hagareninsa Br Bangun; Salianto
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.10794

Abstract

Kelelahan kerja merupakan suatu keadaan yang dialami tenaga kerja yang dapat mengakibatkan penurunan vitalitas dan produktivitas kerja. kelelahan adalah keadaan lelah yang berhubungan dengan jam kerja yang panjang, jangka waktu yang lama tanpa tidur, atau persyaratan untuk bekerja pada waktu yang tidak selaras dengan irama biologis tubuh. Kelelahan kerja akan menurunkan kinerja dan menambah tingkat kesalahan kerja. Meningkatnya kesalahan kerja akan memberikan peluang terjadinya kecelakaan kerja dalam industry, serta menurunkan efektifitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh shift kerja terhadap kelelahan terhadap kelelahan kerja pada perawat di RSUD DJOELHAM BINJAI. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sebanyak 71 responden dijadikan sampel dengan non probability sampling. Analisis statistik univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil analisis bivariat menunjukan adanya pengaruh shift kerja dengan kelelahan pada pekerja pengelolahan dengan hasil uji statistik menggunakan chi-square di dapatkan nilai p-value 0,001 <0,05. Dapat disimpulkan bahwa shift kerja, khususnya shift malam, merupakan faktor penting yang mempengaruhi tingkat kelelahan kerja.