Lailatul Fitriyah
Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Praktik Edukasi Keluarga Berencana Berbasis Media Sosial dalam Penguatan Sumber Daya Manusia: Perspektif Maqāṣid al-Sharī‘ah pada Generasi Milenial dan Generasi Z Lilik Rahmawati; Lailatul Fitriyah; M. Yusuf Azwar Anas
Ekosiana Jurnal Ekonomi Syari ah Vol. 13 No. 1 (2026): EKOSIANA : JURNAL EKONOMI SYARIAH
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, STAI AN-NAJAH INDONESIA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/ekosiana.v13i1.665

Abstract

Pembangunan sumber daya manusia dalam perspektif ekonomi syariah tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas kesehatan, tetapi juga pada terwujudnya kesejahteraan keluarga yang selaras dengan prinsip maqāṣid al-sharī‘ah, khususnya dalam menjaga keturunan (hifẓ al-nasl) dan keberlanjutan ekonomi (hifẓ al-māl). Program Keluarga Berencana (KB) merupakan instrumen strategis dalam mendukung tujuan tersebut, namun praktik edukasinya masih menghadapi keterbatasan dalam menjangkau generasi milenial dan generasi Z yang memiliki karakteristik digital-oriented. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik edukasi KB berbasis media sosial serta memaknai implikasinya terhadap kesadaran perencanaan keluarga dalam perspektif ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di Balai Penyuluhan KB, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola praktik edukasi dan respons generasi muda terhadap media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode penyuluhan konvensional masih dominan dan kurang adaptif terhadap pola konsumsi informasi generasi milenial dan generasi Z. Pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan TikTok melalui konten visual (pamflet digital dan infografis) mampu memperluas jangkauan informasi serta meningkatkan keterlibatan audiens. Namun demikian, efektivitasnya masih dipengaruhi oleh kualitas interaksi, relevansi pesan, dan integrasi nilai-nilai Islam dalam konten edukasi. Temuan ini menegaskan bahwa optimalisasi media sosial dalam edukasi KB tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam membangun kesadaran perencanaan keluarga yang berkontribusi pada ketahanan dan kesejahteraan ekonomi keluarga Muslim. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan edukasi yang lebih kontekstual, partisipatif, dan berbasis nilai syariah agar implementasi program KB dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjuta