This Author published in this journals
All Journal Artika
Desy Kusuma Wardani
Universitas Tiga Serangkai, Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Busana Edgy Futuristik Dengan Sumber Ide Video Klip "Armageddon" Oleh Aespa Desy Kusuma Wardani; Gustu Rahma Deni
Artika Vol. 10 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/artika.v10i1.1508

Abstract

Perkembangan budaya populer digital, khususnya video musik K-Pop, menghadirkan berbagai eksplorasi visual yang berpotensi menjadi sumber inspirasi dalam perancangan busana panggung. Namun, penelitian mengenai transformasi narasi visual video musik menjadi rancangan busana yang tidak hanya menonjolkan aspek estetika, tetapi juga merepresentasikan makna simbolik terkait identitas dan transformasi masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan merancang busana panggung bergaya edgy futuristik melalui interpretasi narasi visual video klip Armageddon oleh aespa dengan menggunakan metode Double Diamond yang meliputi empat tahapan, yaitu discover, define, develop, dan deliver, sehingga menghasilkan proses perancangan yang sistematis. Hasil penelitian menghasilkan tiga rancangan busana panggung yang memadukan karakter visual futuristik, siluet tegas, material reflektif, aksen metalik, serta integrasi tenun Troso Jepara sebagai representasi identitas budaya lokal dalam konteks budaya visual kontemporer. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan pendekatan desain yang mentransformasikan narasi visual video musik menjadi konsep busana panggung melalui penerapan metode Double Diamond dengan mengintegrasikan estetika futuristik, makna simbolik transformasi identitas, dan unsur budaya lokal. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas pendekatan perancangan busana berbasis budaya populer digital serta menunjukkan bahwa media visual kontemporer dapat menjadi sumber inspirasi yang inovatif dan kontekstual bagi pengembangan praktik maupun pendidikan desain fashion.