Siti Sholeha
Yogyakarta State University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Bagaimana Catatan Jendela menjadi Praktik Self-Regulated Learning dalam Membangun Kemandiran dan Kolaborasi Mahasiswa Mandarin? Siti Sholeha; Yeni Artanti; Susana Widyastuti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Enam (6) Negara: Indonesia, Malaysia, Chin
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v12i1.7366

Abstract

Pembelajaran bahasa Mandarin di Indonesia masih menghadapi tantangan berupa rendahnya keterlibatan mahasiswa, minimnya aktivitas mencatat, dan kesulitan memahami materi. Kondisi ini menuntut strategi pembelajaran yang tidak hanya interaktif, tetapi juga mendukung self-regulated learning (SRL) untuk menumbuhkan kemandirian belajar sekaligus kolaborasi, sejalan dengan arah kebijakan kurikulum nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis data sekunder dari skripsi terdahulu, dianalisis melalui model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber untuk menjamin validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi catatan jendela efektif dalam menumbuhkan motivasi, memperkuat pemahaman kognitif, meningkatkan literasi akademik, serta mendorong kolaborasi mahasiswa melalui diskusi dan kerja kelompok. Namun, aspek refleksi dan monitoring metakognitif masih relatif lemah, sehingga kemandirian belajar mahasiswa berkembang lebih dominan pada ranah kognitif dan afektif. Temuan ini menegaskan bahwa catatan jendela relevan sebagai strategi pembelajaran yang mendukung kebijakan pembelajaran mendalam, sekaligus memperkaya kajian teoretis tentang SRL dan memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan desain pembelajaran bahasa asing non-alfabetis di Indonesia. Dengan demikian, strategi ini dapat dipandang bukan hanya sebagai teknik mencatat, tetapi juga sebagai pendekatan pedagogis yang menjawab kompleksitas pembelajaran abad ke-21.