Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Matematika

Prediksi Perubahan Suhu Rata-rata Permukaan Global Tahun 2022-2032 Menggunakan Maple Andika Tresnasena; Fadly Andika; Respitawulan
Matematika: Jurnal Teori dan Terapan Matematika Vol. 21 No. 1 (2022): Jurnal Matematika
Publisher : UPT Publikasi Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Permukaan suhu global atau yang sering disebut sebagai global warming adalah proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan bumi. Peningkatan suhu tersebut salah satunya diakibatkan oleh efek rumah kaca karena cahaya matahari terperangkap di bumi sehingga suhu bumi menjadi panas. Pada tahun 2022, efek rumah kaca semakin meningkat dikarenakan majunya industri yang berbanding lurus dengan konsumsi energi, oleh karena itu jika diprediksikan pada tahun-tahun yang akan datang maka perubahan suhu rata-rata permukaan global akan meningkat. Data yang digunakan adalah data perubahan suhu rata-rata pada tahun-tahun sebelumnya sehingga nantinya data tersebut dapat dijadikan sebuah pemodelan persamaan. Sesuai dengan data pada tahun 1900-2021, perubahan suhu rata-rata tersebut meningkat, kemudian jika diprediksi menggunakan program Maple, pada tahun selanjutnya yaitu dari 2022-2032 pun akan mengalami peningkatan yang tinggi, dengan perubahan suhu rata-rata tertingginya 50,6 ℃ pada tahun 2032. Jika pada tahun 2032 mengalami perubahan suhu rata-rata sebesar itu maka akan sangat berdampak terhadap bumi salah satunya yaitu bumi akan mengalami kekeringan di mana-mana. Kata kunci: global warming, perubahan suhu, maple Abstract. Global surface temperature or what is often referred to as global warming is the process of increasing the average temperature of the atmosphere, sea and land of the earth. One of the causes of the increase in temperature is the greenhouse effect because sunlight is trapped in the earth so that the earth's temperature becomes hot. In 2022, the greenhouse effect will increase due to the advancement of industry which is directly proportional to energy consumption, therefore if it is predicted that in the years to come, global surface average temperature change will increase. The data that used is data on changes in average temperature in previous years so that later the data can be used as an equation modeling. In accordance with data from 1900 to 2021, the change in average temperature increases, then if it is predicted using the Maple program, the following year from 2022 to 2032 will also experience a high increase, with the highest average temperature change being 50.6 in 2032. If in 2032 there is a change in the average temperature of that size, it will greatly affect the earth, one of which is the earth will experience drought everywhere. Keywords: global warming, temperature change, maple
Penerapan Turunan Dalam Menentukan Laba Maksimum Pada Industri Mebel Menggunakan Maple Fajar Ilham Maulana; Jumidah; Respitawulan
Matematika: Jurnal Teori dan Terapan Matematika Vol. 20 No. 2 (2021): Jurnal Matematika
Publisher : UPT Publikasi Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Sebuah perusahaan atau industri tentunya menginginkan laba maksimum dalam produksinya di pasar dengan tetap memberikan harga yang wajar. Salah satunya industri Mebel, dimana industri memproduksi perlengkapan rumah seperti kursi, meja, dan lemari. Agar suatu industri mendapatkan laba maksimum maka salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan menjual sebanyak-banyaknya barang yang diproduksi dengan harga yang masih terjangkau dipasaran. Dalam penelitian ini, akan ditunjukkan beberapa data harga barang dan jasa dari industri yang memproduksi kursi jenis minimalis dan maksimalis untuk kemudian ditentukan harga barang kursi tersebut dengan harapan memperoleh laba maksimum. Artikel ini bertujuan untuk menentukan laba maksimum dari biaya yang dikeluarkan industri berupa barang dan jasa menggunakan Turunan melalui bantuan software Maple. Turunan untuk menghitung laba maksimum merupakan salah satu aplikasi dari ilmu Matematika. Harga barang ditentukan berdasarkan hubungan data harga yang akan diajukan dengan jumlah permintaan menggunakan Anova (Analysis of Variance) pada Microsoft Excel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa harga yang diberikan industri kursi terhadap barang per setnya dengan asumsi terjual banyak. Kata kunci: Maple, Aplikasi turunan, Laba maksimum, Anova, Microsoft Excel, Industri Mebel Abstract. A company or industry certainly wants the maximum profit in its production in the market while still providing a reasonable price. One of them is the furniture industry, where the industry produces home appliances such as chairs, tables, and cabinets. In order for an industry to get the maximum profit, one way to achieve this goal is to sell as many goods as possible that are produced at prices that are still affordable in the market. In this study, some data on the prices of goods and services from industries that produce minimalist and maximalist types of chairs will be shown to determine the price of these chairs in the hope of obtaining maximum profit. This article aims to determine the maximum profit from the costs incurred by the industry in the form of goods and services using Derivatives through the help of Maple software. The derivative to calculate the maximum profit is one of the applications of Mathematics. The price of goods is determined based on the relationship of the price data to be submitted with the number of requests using Anova (Analysis of Variance) in Microsoft Excel. The results of this study indicate that the price given by the chair industry to the goods per set with the assumption that it sells a lot.